Otoritas Alkitab, yang karenanya Alkitab harus diyakini dan ditaati, tidak tergantung pada kesaksian manusia atau Gereja; melainkan sepenuhnya tergantung kepada Allah (yang adalah Kebenaran itu sendiri), Penulis Alkitab itu sendiri; dan karena itu, Alkitab harus diterima karena Alkitab adalah firman Allah.
Kita mungkin digerakkan atau dipengaruhi oleh kesaksian Gereja sehingga memberikan penghargaan dan hormat yang tinggi kepada Alkitab, dan perihal-perihal sorgawi, doktrin-doktrin yang sempurna, gaya-gaya penulisan yang agung, keselarasan dari setiap bagian, cakupannya serta keseluruhan (yang memberikan kemuliaan kepada Allah), penemuan sepenuhnya oleh Alkitab tentang satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia, begitu banyak hal luar biasa lainnya yang tidak tertandingi, dan kesempurnaan yang utuh dalam segala sesuatu, merupakan argumentasi-argumentasi yang dengannya Alkitab secara melimpah memberikan bukti bagi dirinya sendiri sebagai firman Allah.
Akan tetapi, kepercayaan dan keyakinan kita yang sepenuhnya akan kebenaran yang tidak mengandung kekeliruan dan otoritas ilahi dari Alkitab bersumber dari karya Roh Kudus di dalam diri kita, yang memberikan kesaksian dan bersama firman di dalam hati kita.
Dengan ini bisa kita simpulkan:
- bahwa karena kondisi yang telah terhilang, Allah telah menyatakan diri-Nya dan kehendak-Nya melalui suatu proses historis.
- bahwa Allah memiliki alasan baik untuk membuat penyataan itu ke dalam bentuk tertulis yang permanen.
- bahwa tulisan itu sekarang telah lengkap
- bahwa tulisan itu termuat dalam kitab kanonis
- bahwa terdapat bukti yang menunjukkan bahwa kitab-kitab itu diilhamkan, dan bukan seperti tulisan-tulisan lain [yang tidak diilhamkan].
@ bahwa Allah memiliki alasan baik untuk membuat penyataan itu ke dalam bentuk tertulis yang permanen.
Anda tahu alasan Allah ? Alasannya apa ?
@bahwa tulisan itu sekarang telah lengkap
tahunya telah lengkap dari mana ?
Salam saudaraku,
Baca dulu ke-5 tulisan saya di:
http://imankristen.wordpress.com/category/doktrin-alkitab/
Doktrin Alkitab ini memang belum lengkap…, tapi yang ditulis sudah lumayan.
Salam.
minta penjelasannya ttg Url ini, apakah benar ?
http://menganalisiskristen.blogspot.com/2007/05/kepalsuan-revelation.html
He he he… selamat datang… rafmil…
Alkitab adalah sempurna adanya pada kitab aslinya.
Kitab aslinya yang pertama sekali ditulis, sudah tidak ada.
Tetapi yang asli itu masih ada.
Apa maksudnya?
Selama manuskrip tidak dibakar, maka yang asli akan ditemukan.
Caranya?
Membandingkan manuskrip yang satu dengan yang lainnya.
Tanda kurung artinya, sesuatu yang ditambahkan (yang isinya sama pada perikop tersebut, atau bersifat penegasan).
Masalah keaslian kitab suci berlaku pada seluruh kitab suci agama besar dunia. Kesulitan mencari yang asli.
Beda keaslian Alquran dan Alkitab,
Alquran adalah palsu, karena manuskrip yang asli sudah dibakar.
Alkitab juga belum ketemu yang asli, tapi tidak pernah ada pembakaran. Lambat laun akan ketemu tulisan yang asli.
Perbedaan tulisan di Alkitab tidak besifat essensial dan tidak merubah satu doktrin apapun yang ada.
Saya menerima konsep bahwa Alkitab yang asli belum ditemukan, tetapi perbedaannya tidaklah essensial.
Tapi, fakta menyatakan bahwa Alquran adalah palsu…, apakah anda setuju dengan pendapat ini?
Salam.
-jika sampai saat ini pun belum ketemu, apakah bukan berarti
bahwa sebenarnya tidak ada sama sekali ?
-apakah ada dalam sejarah, orang2 yg hapal al kitab dari masa ke masa sampai saat ini ?
-sampai seberapa jauh ,sebuah perbedaan dianggap
“perbedaannya tidaklah essensial.?
@ Rafmil
Iman Krsiten #4 mengakui bahwa Injil banyak yg dipalsukan, cuma mungkin mau kembali menggunakan yg asli takut dikira plin-plan, kan gak ada Sabda Tuhan kok plin-plan…….
Ada juga mas iman yg plin-plan hehehe…….
Salam
@Iman Kristen
Kalo banyak manuskrip2 asli disembunyikan, mas iman tahu nggak apa yg menjadikannya sangat dirahasiakan dan tidak boleh dipublikasikan, atau “ditambahkan” lagi pada Injil……..
Jangan pake jawaban kira2 loh ya……….
@Rafmil #3
NICE….NICE ARTICLES………..Thanks for Info……
@animemymouse
Saya pikir si imankristen bukannya mengatakan manuskrip asli disembunyikan..
Imankristen mengatakan bahwa manuskrip asli Ngga Tau Ada Dimana, Tapi Ada kooookkkk..jadi asal bener2 Dicari..bisa ketemu kooookkkkk…. =)
Masih mendinglah bila disembunyikan (berarti memang ada, tapi ngga ditunjukin aja..bila begini, meskipun aneh..masih mending lah..)
Tapi ini si Imankristen bilang manuskrip asli itu Ada, Tapi Ngga Tau Dimana..
Hehe..
Lucu yah.. =)
..
Perhatiin deh..
Saya pikir si Imankristen akan Respon posting saya ini dengan membawa-bawa tentang pembakaran manuskrip Qur’an di zaman khalifah Usman.. =)
Saya udah pernah jelasin panjang lebar tentang ini di Agamaku, tapi setelah beberapa perdebatan..pihak kristen ngga menanggapi dengan argumen lagi tuh..cek aja deh di http://www.agamaku.wordpress.com. =)
..
Salam kasih dalam cahaya intelektual dan ketenangan hati yang jujur.
@All
Imankristen mengatakan :
1. Sekali lagi imankristen menggunakan jurus “kira-kira” atau “intrepetasi-seenak-perut”nya dia, tanpa didukung dengan Satupun Ayat di Kitab Sucinya.
2. Respon imankristen Tidak Menjawab whatsoever persoalan yang Ada. Ngga tau Sengaja atau memang dia ngga paham bahasa inggris dengan baik (karena link yg diberikan rofmil menggunakan bahasa inggris di beberapa bagiannya..)
..
Ada komentar? hehe =)
..
Salam dalam cahaya intelektual dan ketenangan hati yang bebas.
Yah ngomong saja bahwa yang namanya Kitab Suci asli (manuscript asli) sekarang ini memang nggak ada. Nyatanya memang sama-sama nggak ada kok. Kalo ada yang mengaku ada ya tolong ditunjukkan di mana lokasinya.
Faktanya adalah Yang namanya manuscript atau Kitab Suci mula-mula itu memang sudah tidak ada lagi.
Lha kalo ada yang bilang ada ya itu namanya iman. Hik hik.
@rafmil #3
Tanda kurung digunakan untuk memperjelas arti dari suatu ayat.
Apa sih artinya memperjelas itu?
Gini.
Agar yang membaca terjemahannya bisa lebih mengerti, seperti ketika orang yahudi mendengar bible dalam bahasa aslinya.
Kenapa revelation 16:15 tidak ada di manuskrip kuno?
Jawabnya ya gampang saja.
Karena Manuskrip kuno itu ditulis dalam bahasa asli.
Contoh.
Ada buku yang ditulis dalam huruf mesir.
Kalo yang baca orang mesir, ngga perlu ada kata tambahan dalam tanda kurung itu, karena dia udah ngerti artinya.
Tapi kalau yang baca orang indonesia, ya harus di terjemahkan dulu dalam bahasa indonesia.
Nah, untuk memperjelas suatu kata/phrase yang susah (misalnya karena di bahasa aslinya, kata atau phrase itu bisa berarti lebih dari satu), maka digunakan kata-kata tambahan (yang ditulis dalam tanda kurung).
Agar orang indonesia lebih jelas.
tanda kurung = memperjelas/menekankan/amplification.
Selain tanda kurung, ada juga kok tanda yang lain, seperti :
- Bracket
- Huruf miring
- Huruf besar
- Catatan kaki
- Cross-reference
- dll
Apakah kata-kata yang ditulis dengan tanda/style di atas ada dalam manuskrip kuno?
Ya ngga ada.
Gitu.
Gampang kan jawabnya.
ngga susah kok kalau kalian mau researh dulu ..
(maksud saya, research-nya ya ngga perlu sekolah jauh jauh sampai luar negeri..buang uang buang waktu…. cukup internet saja… google bolehlah..he he he)
Kalau kurang jelas, dipersilahkan tanya, atau mengcounter jawaban saya juga boleh..tapi jangan suruh sumpah.. karena sumpah ngga ada hubungannya..(kecuali kalau kamu ngga bisa lagi mengcounter jawaban saya itu, ya bolehlah “ngumpet” dengan ngajak-ngajak bersumpah.. he he he)
Salam Damai.
@rafmil # 5
==>Ya ngga dong..
(kecuali kalau udah ketahuan bahwa yang asli telah dibakar)
Entar juga ketemu, tenang aja.
==> saya belum ketemu tuh orangnya he he he….
Memang kenapa sih?
==> dalam masalah ini, pertanyaan kamu irrelevant.
Itu bukan perbedaan, tetapi cara memperjelas arti dari suatu ayat.
..
..
Silahkan kalau ada pertanyaan lagi.
Atau kalau mau mempertanyakan penjelasan saya ya boleh juga.
(asal jangan ngumpet dibalik sumpah ya he he he…)
salam damai.
@animemouse
==> jadi….
Maksud tulisan kamu adalah…………………………………?
Apa , gitu lho..?
salam Damailah..
@nitt
===> esensinya…
Selama ngga ada yang bilang bahwa manuskrip asli SUDAH DIBAKAR….
maka masih ada kemungkinan manuskrip itu akan ditemukan.
Silahkan kalau mau di counter.
(asal jangan suruh sumpah segala, karena sumpah ngga ada hubungannya dengan argument saya itu)
salam.
@Nitt #10
==>Walahhh…
Mudah sekali berprasangka ya..
Silahkan baca Posting no 12.
Dibantah kalau bisa. Tapi kalu ngga bisa bantah, harap jangan “ngumpet” dengan ngajakin sumpah.
(ngga JENTELMEN ituh he he he…)
==> Dia sudah menjawab (bagi saya JELAS sekali), cuman kamunya ngga mengerti ( karena kurang pengetahuan… tapi sudah PD ngomong ini itu)
==> ngece (ngeledek) nih he he he…?
Nanti kalau dibales nangiiiiisss..(gembeng gitu)..?
..
..
Semoga kita tidak cepet nangis kalau diledek.
..
..
salam.
ps. Semoga kamu jadi murtadin .
@lovepassword #11
==> BELUM KETEMU …… sama … SUDAH DIBAKAR..
Beda mas/mbak.
Belum ketemu artinya masih ada harapan untuk ditemukan,
sudah dibakar artinya ngga bisa lagi ditemukan.
gitu aja kok reprot..he he he
salam.
@Kristiani
Ok si jelasenggak udah ngerespon tuuh teman-teman..
Dan untuk jelasenggak..sekarang kamu bisa diem dulu dan mempersilahkan temen-temen kamu yang lain bicara ya.. (jel : kapan saya tidak mempersilahkan yg lain bicara nitt?..kamu ini..irrelevant nitt..irrelevant..berarti nanti kamu mungkin suruh2 saya diem lagi ya nitt di kesempatan yg lain? ..bwa ha ha..haha..btw nitt..kalo kamu tau istilah lain selain irrelevant tolong kasih tau saya ya..hehe)
Bisa yaa.. =)
..
Sekarang (please..) ..
ada kristiani yang Lain?? =)
..
Salam kasih dalam cahaya kecerdasan yang sesungguhnya.
@jelasenggak
Kamu katakan :
oh jadi kalian fasih ya bhs inggris..?
um, yg ngomong begini siapa ya? :
Soalnya mau tanya aja ke yg nulis itu.. :
“Tanda kurung” dengan “Bracket” itu artinya SAMA tidak ya? =)
..
Hehe..
..
Lucu.
..
Salam kasih dalam kecerdasan yang sesungguhnya.
@All
Dan siapapun yang nulis “Tanda kurung” itu beda dengan “Bracket” juga memasukkan “Cross-reference” (btw sebenarnya ngga ada penulisan begini, yg ada adalah “crossreference”, tp ya sudahlah..hehe) dalam penjelasannya tersebut.. =)
Crossreference bukanlah Tandabaca/Cara Penulisan Kata..
Crossreference adalah pemberian suatu Tanda kepada suatu Kata/Kalimat/Penjelasan/Grafis yang merujuk kepada suatu Kata/Kalimat/Penjelasan/Grafis yang Lain atau lain –> ngerti ga nieeh maksud saya dengan ‘yang Lain atau lain” ?? =)
..
Hehe..
..
Lucu.
..
Salam kasih dalam kecerdasan yang sesungguhnya.
@nitt.
Esensinya kan kurang lebih begini :
” ADA SESUATU di alkitab sekarang, YANG TIDAK ADA DI MANUSKRIP KUNO”
Itulah sebabnya saya taruh cross reference dalam respon saya.
Juga saya taruh huruf miring, huruf besar, DLL
Pantesan imanKristen ogah ngomong sama kamu nitt….
Coba belajar untuk berfikir yang disiplin ya. (howard stern)
Esensi nit… esensi..
Kemampuan untuk melihat esensi dalam sebuah tulisan itu penting banget lho nitt..
Dalam list saya itu, juga ada HURUF MIRING lho..
Kenapa kamu ngga bahas secara detail sekalian yang itu (bahwa HURUF MIRING adalah bukan tanda baca) ?
Terus,
itu ” DLL”…. kok ngga kamu bahas secara detail juga sih?
——
Brackets , itu kurung kotak [ ] (ini kalo di amerika lho ya.. ngga tau kalo di indonesia .. )
parentheses (), itu yang tanda kurung.
Karena si Rofmil membahas tentang tanda kurung, maka saya berikan penjelasan bahwa bukan hanya tanda kurung (parentheses) yang ada di alkitab, tapi juga kurung kotak (brakets ==> [ ]).
—-
Untuk penjelasan.
Cross reference itu misalnya gini lho.
Di alkitab ada suatu kata /phrase.
Dan untuk memberikan penjelasan tambahan dengan kata yang dimaksud itu, biasanya ada cross reference nya. Yang menunjuk ke kata yang sama di bagian lain dalam alkitab.
Biar kita yang baca menjadi mengerti apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan kata /phrase tsb.
—
..
..
Gimana?
Kira-kira bisa counter yang ini ngga?
Kalo bisa ya silahken.
Kalo ngga bisa …. ya ngga apa-apa…
Tapi tolong jangan “ngumpet” dengan ngajakin bersumpah segala…
ya?
Malu-malu-in ijazah nantinya.
(apa ngga tau malu? he he he…– jangan gembeng )
…
…
Semoga kita tidak menjadi manusia yang gampang sekali mengobral Sumpah.
Apalagi hanya untuk mendapatkan opini pembaca.
…
..
salam Damai.
ps. Semoga kamu jadi murtadin.
@jelasenggak
Kalo saya tulis bahwa saya bersumpah sudah ada pikiran kamu akan Ngeles dengan cara kamu tentang Bracket itu..
Kamu ntar ngomong panjang-lebar lagi ngga?.. =)
..
Rofmil ngomong “Tanda Kurung”, kamu ngomong ada kok selain “Tanda Kurung” yaitu “Bracket”..
“Bracket” itu sama dengan “Tanda Kurung”.
..
Kaga Ada dah istilah “Kurung Kotak”.
Parantheses itu lebih lazimnya digunakan untuk arti “Kata Sisipan”.
“Tanda Kurung” (bukan “Kurung Kotak”) yg kamu maksud saat kamu Ngeles itu adalah “Paranthese”, Ngga Pake “s”.
Kalo pake “s”, lazimnya berarti “Kata Sisipan”.
..
Seumur-umur baca Text Book, Scientific Journal, maupun Popular Essay..
Ngga pernah saya menemukan penulisan yg menggunakan [], kecuali untuk menerangkan sesuatu yg biasanya merupakan suatu crossreference..,namun itupun juga sangat jarang.
Ngeleeeeessss ajaaaa…. =)
..
Dewasa dikit napa sih.. =)
..
Salam.
@jelasenggak
Counter yg mana?
..
Saya mengatakan bahwa kalian ini Ngga Gitu Ngerti bahasa inggris, soalnya imankristen Ngga Ngerti maksud Tulisan yg diberikan oleh rofmil, dan kamu juga membenarkan si imankristen, yg membuat kamu berarti ngga ngerti juga.
Dan saya jabarkan bukti kenggangertian kamu ttg bhs inggris dgn menunjukkan bahwa kamu sendiri minim banget vocabnya dgn mengatakan mengenai “Bracket” yg kamu salah ngerti artinya dan “Cross-reference” yg kamu salah penulisan katanya (harusnya ngga pake “-”).
Belum lagi sekarang kamu tambahin dgn “parantheses” itu.. =)
..
Dan kamu ngeles (biasa lah)
..
Counter?
Saya harus Counter apaan? =)
..
Salam.
@jelasenggak
Maksud saya “Parenthese(s)”.
..
Salam
@All
Ada yg mau Ngemeng tentang Esensi lagi??
Haha.. =)
@nitt. (nomer ngga ngga ada)
Sekali lagi ini ya…
..
..
Inti dari pertanyaan rafmil (esensi… penting sekali ini… he he he) :
“Kenapa ada ayat tambahan (Revelation 16:15) yang ditulis dalam tanda kurung, Sedangkan di manuskrip lain, ayat tersebut tidak ada”
itu ESENSI pertanyaan rafmil.
Jawabannya adalah.
Dalam alkitab, tidak hanya ada tanda kurung itu (untuk lebih jelas klik link yang diberikan rafmil di atas), tetapi juga ada :
1. Kurung kotak (brackets kalo di amerika), yang bentuknya seperti ini nih ===> [ ]
2. Huruf miring
3. Huruf besar
4. Catatan kaki
5. Cross-reference
6. dll
yaaaaaannnnggggggggg…
tidak akan ditemukan dalam manuskrip yang lebih kuno.
Ayat yang mengandung tanda kurung itu (lihat link rafmil) adalah untuk menegaskan (AMPLYFICATION).
tanda kurung () , brackets dll, sudah biasa digunakan dalam alkitab.
Sudah ada semacam konsensus..
Jadi apakah itu berarti alkitab yang sekarang berbeda dengan yang lebih tua ( atau dengan versi yang lain) ….?
Jawabnya TIDAK.
itu bukanlah perbedaan.
Alkitab versi yang satu memberikan penjelasan yang lebih dari alkitab versi yang lain (manuskrip yang lebih tua).
itu saja.
Salam damai.
Kamu tulis :
==> Mungkin kalo di jogja sih iya yah….
Brackets itu bisa berarti :
1. Round ()
2. brace {}
3. square []
Nah, kalo di amerika, mereka biasa menyebut [] dengan brackets.
Dan karena yang dimaksudkan dalam postingan rafmil ada dalam bahasa INGGERIS….ha ha ha…..dst…(ngerti ngga ya? apa perlu saya terusin/suapin terus)
Jelas ya ini.. Kalo ngga percaya cari kamus, di perpus, di mana-mana deh terserah kamu…
———
Kamu tulis :
===> Mungkin kalo di jogja emang ngga ada (untuk jelasnya, kalau ada waktu nanti saya tanya emak saya, dia dari jogja soalnya…)
——-
Kamu tulis :
==> hah?
dapet dari mana ya.. ?
Mana ada kata “Paranthese”…? ..aneh-aneh saja..
Yang ada itu adalah “ParEnthesis” (bentuk tunggal dari parentheses).
——
Kamu tulis :
==> bukan mas!…wadoh eh…gimana ini.. mau ngajarin kok salah..
Parentheses. Salah nulis tuh…..
Sekali lagi ya : P..A..R.. E…N..T..H..E..S..E..S
Parentheses. tanda kurung ().
Gitu kok mau koreksi orang lain ya..?
Ada- ada saja.
——
Kamu tulis :
===> Berarti kamu kurang banyak baca bukunya.
Pernah belajar aljabar?
gimana sih ini argumentnya.?
Salam damai.
ps. Sudah siap jadi murtadin. ?
@nitt
Kamu tulis :
==>Penjelasan saya tentang perbedaan antara alkitab versi sekarang dengan manuskrip kuno itu..
ngga dapet ya?
Makanya..
kan saya sudah sering bilang, kamu itu suka gagal dalam melihat esensi tulisan lawan bicara kamu.
Bukan bahas/ counter yang hal yang ESENSI, tapi malahan bahas yang lain, tanda kurung lah, kurung kotak lah…
Wah wah…
Kalau banyak S2 yang beginian, kapan mau maju negara indonesia?
salam.
Kamu tulis :
udah.. udah…..
udah ketahuan tuh…
lihat kamus dulu sono..
Baru ngomong lagi..
ya..?
salam
ps. Paranthes tanpa “s”…. wua ha ha ha..
@all
Sekedar urun saran sedikit.
memperhatikan hal-hal secara detail itu memang bagus.
(biasanya sih sifat ini terdapat di kalangan wanita..kikikik)
Tapi kalau ngga ada gunanya/ tidak tepat sasaran penggunaannya….. ya percumah.
buat apa gitu lho…?
Yang kecil-kecil diperhatiin, yang essensial malahan dilewatkan.
Btw, Emak saya juga suka perhatiin hal-hal kecil lho… padahal emak saya ngga lulus s2 Bwa ha ha ha…
ada-ada saja.
salam.