Disini kita seringkali mengalami hal yang tak lazim. Iman Kristen seringkali dianggap kaku dan harus dijauhi. Banyak yang takut dengan ajaran predistinasi dan ketidakmampuan total manusia. Orang lebih tertarik kepada ajaran keselamatan bagi semuanya karena setiap orang mampu melakukan sesuatu untuk mendapatkan keselamatan itu, daripada ajaran bahwa keselamatan hanya bagi sebagian orang karena tidak seorangpun yang bisa melakukan sesuatu hal apa pun untuk mendapatkannya.
Tapi hal yang benar adalah bahwa Iman Kristen penuh dengan belas kasih sedangkan pandangan yang melawannya sebenarnya kasar, karena pandangan-pandangan yang berlawanan itu menolak keselamatan bagi kaum lemah yang tidak mampu menolong diri sendiri, dan hanya mengakui keselamatan bagi kaum yang kuat dan memiliki kemampuan (paling tidak menurut anggapan mereka sendiri). Bagaimana mungkin bayi yang meninggal dalam masa balitanya bisa “memutuskan untuk memilih” Kristus? Bagaimana mungkin orang yang cacat mental memiliki kemampuan sendiri untuk memilih-Nya, sedangkan untuk mengerti ucapan yang paling sederhana saja mereka tidak mampu? Armenianisme sangat menghibur bagi orang yang merasa memiliki kemampuan untuk melakukan perbuatan berdasarkan kekuatan mereka sendiri, hal-hal yang diperlukan untuk mendapatkan keselamatan. Tapi jelas ajaran ini tidak menghibur mereka yang tidak memiliki kekuatan dalam diri mereka sendiri, baik yang menyadarinya maupun tidak. Hanya bila Iman Kristen benar, maka terdapat alasan bagi pengharapan akan keselamatan bagi orang-orang yang lemah ini.
Kami bersukacita dengan ajaran ini, dan dengan sukacita pula menyatakan bahwa hanya berdasarkan Iman Kristen yang murni inilah terdapat dasar pengharapan bagi bayi yang meninggal dalam masa bayi dan orang yang tidak memiliki kemampuan. Tapi kami menganggap bahwa pernyataan yang berupaya mencakup keseluruhan orang yang tidak memiliki kemampuan sebagai suatu penyimpangan. Kami mencurigai bahwa dasar bagi pernyataan itu bukanlah konsep Iman Kristen yang murni karena terdapat suatu pemikiran bahwa Allah tidak adil jika menghakimi orang-orang lemah ini. Pengakuan Iman Kristen dan Alkitab tidak menyokong pemikiran ini.
Semua manusia telah berdosa dalam Adam dan jatuh bersamanya melalui dosa pertama (Rm.5:12). Karena penghukuman kekal Allah atas semua manusia secara mutlak berada dalam pemerintahan Allah yang adil. Jika bayi yang meninggal di usia balita itu adalah manusia, mereka juga sama berdosanya dengan Adam, maka mereka juga bersalah dan layak dihukum. Jika mereka diselamatkan, maka bukan karena “Allah tidak adil jika menghukum mereka,” tetapi hanya dikarenakan Allah telah memilih mereka untuk kehidupan kekal yang sebenarnya tidak layak mereka terima.
Kami bisa menyatakan bahwa terdapat bayi-bayi yang termasuk kaum pilihan yang mati di usia balita. Kami juga bisa menyatakan bahwa orang-orang percaya memiliki dasar pengharapan bahwa bayi-bayi mereka yang telah meninggal di usia balita juga demikian (Luk.18:15-16; 2Sam.12:23; Kis.2:38,39; Yeh.16:20,21). Kami tidak melangkah lebih jauh dari batasan ini. Kami mungkin boleh berharap ada yang lebih, tetapi tidak boleh menuntutnya.
Akhirnya dapat No. 1
Hwa… ha…ha….
Wah pandangan seperti itu dah mengakar jadi sulit merubahnya, soalnya akar yang tertanam dah dalam.
GBU.
Mo ngirim artikel rohani buat anak muda JKI Pati?
kirim ja di gen_anakpanah@yahoo.co.id
TUHAN Yesus memberkati.
Saya akan sharingkan satu buah renungan.
Tapi saya muat juga di blog ini supaya jadi berkat bagi banyak orang. Judulnya dari 2Tim.1:12.
Salam.
Dalam pandangan kami, semua manusia itu lahir dalam keadaan fitrah. Mereka tidak perlu diselamatkan, karena mereka belum lagi berdosa dan tidak mewarisi dosa yg belum mereka lakukan.
Bayi yg mati itu mati dalam fitrah, bukan dalam dosa. Allah yg adil hanya menghukum pelaku dosa, dan tidaklah anak menanggung dosa bapak. Jika bapak yg makan mangga mentah, maka anak yg tidak melihat bapaknya itu menjadi ngilu gigi2nya?
Karakter/sifat/tendensi dan sebagainya diturunkan.
Seorang bapak pemarah, anaknya cenderung pemarah.
Kami mengenal sisten “perwakilan”.
Ketika Jepang kalah dari USA, kaisar Jepang menandatangani perjanjian menyatakan kekalahan.
Seluruh rakyat jepang terikat dengan perjanjian tersebut, walaupun mereka tidak ikut menandatangani.
Salam.
Masalah dosa itu kan mirip sama pertandingan badminton. Ada pertandingan perorangan seperti All England, ada juga pertandingan beregu seperti piala Thomas dan Uber.
Dalam pertandingan perorangan, kekalahan atau kemenanganmu murni ditentukan oleh kamu sendiri.
Dalam pertandingan beregu, kekalahan atau kemenanganmu selain ditentukan oleh diri sendiri juga sangat dipengaruhi oleh pihak lain.
Dalam bahasa yang lebih jelas berarti ada dosa yang sifatnya individu, ada juga dosa kelompok.
Kalau masih belum jelas lagi dosa kelompok itu mirip dengan ada orang yang melihat oranglain yang melubangi perahu yang dia pake berlayar tetapi diam saja.
Meskipun bukan X yang melubangi perahu, tetapi kalo dia membiarkan saja X juga nantinya ikut tenggelam. Begitu juga kalo misalnya ada angin kencang dan dia diam saja. Akhirnya kemungkinan perahu bisa tenggelam.
@ Jika bayi yang meninggal di usia balita itu adalah manusia, mereka juga sama berdosanya dengan Adam, maka mereka juga bersalah dan layak dihukum. Jika mereka diselamatkan, maka bukan karena “Allah tidak adil jika menghukum mereka,” tetapi hanya dikarenakan Allah telah memilih mereka untuk kehidupan kekal yang sebenarnya tidak layak mereka terima.
Lha menurut anda berdasarkan tafsir anda mengenai agama anda, para bayi itu diselamatkan apa nggak ???
@yang sebenarnya tidak layak mereka terima.
Yang menentukan layak atau tidak itu siapa ???
Allah atau anda ???
Keselamatan bagi kami adalah anugerah.
Anugerah artinya sesuatu yang tidak layak diterima tapi diberikan.
Saya kerja 1 bulan dan dapat gaji, itu namanya wajar.
Salam.
Jadi anda sendiri nggak tahu ya, bayi diselamatkan apa nggak ???
Anda nggak yakin bayi bakal diselamatkan ? Apakah anda juga nggak yakin kalo anda bakal diselamatkan ?
Kalo anda yakin anda diselamatkan berdasarkan anugrah Allah, maka Anugrah Allah yang sama bukankan juga akan menyelamatkan bayi yang baru lahir. Anda mau bilang suka-suka Allah dong. Ya suka-suka Allah juga dong dia mau memasukkan anda ke surga atau neraka. nggak perduli apapun tindakan anda. Mau anda nyembah batu, atau atheis kalo Allah berkenan ya masuk surga. Apakah begitu ???
Kalo anda merasa keselamatan terkait dengan iman anda. Sedangkan bayi belum memiliki iman. Bukankah Allah juga yang menciptakan bayi tersebut dan Allah juga yang mengijinkan bayi tersebut meninggal sebelum cukup kadar imannya.
Coba anda jelaskan dengan pola pikir anda :
Apakah bayi yang baru lahir akan diselamatkan atau tidak – berdasarkan ajaran Kristen. Kalo anda nggak tahu jawab saja nggak tahu. Masalah selesai.
He he he….
Anda ini kok tidak bisa membaca tulisan dengan baik ya?
Silahkan lihat jawaban saya di:
http://imankristen.wordpress.com/category/doktrin-keselamatan/
Itu berbicara mengenai Doktrin Keselamatan.
He he he…, mbok ya keliling-keliling dulu dong, baru kasih komentar. Harap anda tangkap dulu konsep keselamatan dalam Kristen dari 7 tulisan saya itu (belum lengkap benar sih…, tapi sudah lumayanlah).
Salam.
Wah kalo sedikit-sedikit alasannya belum lengkap, ya bisa mabok saya nunggu anda melengkapi baru boleh nanggapi.
Ya sudah sana lengkapi dulu. Kalo kamu anggap sudah lengkap tulis saja : SUDAH Lengkap. Sudah boleh ditanggapi.
Konsep keselamatan mengenai bayi yang baru lahir seperti anda analogikan dengan perjanjian perang tersebut cukup menarik. Logis memang dan manusia tidak ada yang bersih, bahkan seorang bayi sekalipun.
@imankristen
Kamu katakan :
Rakyat Jepang adalah merupakan 1 Kesatuan dengan Kekaisaran Jepang yang dipimpin oleh Kaisar mereka.
Seorang Ayah TIDAK MEMPUNYAI Kuasa Apapun terhadap Jiwa anaknya.
..
Kelak.. di hadapan Tuhan..
Seorang Ayah TIDAK DAPAT mewakili Perbuatan / Jiwa Anaknya.
Seorang Ayah TIDAK DAPAT mengambil Tanggungjawab atas apa yang dilakukan Anaknya.
..
Begitupun Sebaliknya.
..
Ayah dan Anak adalah 2 Entitas yang BERBEDA.
..
Jelas ya.
..
Ayo cari analogi yang lain. =)
..
Salam.
@nitt.
Udah pernah nih.
Bantahannya Begini lagi-begini lagi …
Apa kamu ngga pernah baca-baca di tempat lain mengenai topik ini nitt?
salam
@jelasenggak
Ya udah.
Jawab aja kalo bisa. =)
..
Ngga juga yah..
Memangnya kamu Hobi ya browsing cuman buat nyari hal-hal beginian??
Oh iya yah..
Kamu masih di smu yah.. =)
Punya banyak waktu luang..
..
Salam.
@nitt.
bukannya ngga bisa jawab…
Di youtube, kamu sudah pernah nanya.. sudah saya jawab.
Di BLOG agamaku juga sudah..
Di sini nanya lagi..
Jadi agak males nih jawabnya…
..
Nanti saya carikan respon saya yang pernah saya tulis di blog agamaku atau dimana gitu..
(kalau mau, kamu juga bisa google kok)
salam
Kej. 42:21 Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita.”
Im. 5:1 Apabila seseorang berbuat dosa, yakni jika ia mendengar seorang mengutuki, dan ia dapat naik saksi karena ia melihat atau mengetahuinya, tetapi ia tidak mau memberi keterangan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.
Im. 5:17 Jikalau seseorang berbuat dosa dengan melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN tanpa mengetahuinya, maka ia bersalah dan harus menanggung kesalahannya sendiri.
Yeh. 18:20 Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.
———————————————————-
@Iman Kristen
Ayat2 diatas itu dari Alkitab bukan to? terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya kira2 udah bener belum ya mas…..???
Yes, semuanya itu benar.
Anda lagi bicara dosa asal atau apa ya?
Dosa asal itu berasal dari Adam, ini dimulai ketika manusia belum jatuh dalam dosa. Adam menjadi “representasi” umat manusia.
Setelah jatuh dalam dosa, maka setiap manusia akan menerima penghukuman masing-masing. Dan Adam tidak bisa menjadi “representasi” dari seluruh umat manusia lagi, karena dia sudah gagal.
Sehingga kemudian masing-masing akan menanggung dosa masing-masing, tetapi representasi Adam masih melekat.
Contoh:
Kaisar Jepang menandatangani kekalahan dari USA “merepresentasikan” kekalahan seluruh penduduk Jepang. Tidak seorangpun yang dapat menolaknya.
Kalau kemudian seorang Jepang mengadakan perjanjian dengan seorang USA, maka Ia tidak lagi bisa menjadi “representasi” dari seluruh umat manusia lainnya. Perjanjian itu ia tanggung sendiri akibatnya. TETAPI, ia tetap terikat dengan perjanjian Kaisar Jepang itu yang berlaku sepanjang hidup keturunan mereka.
Bisa diubah? Tentu bisa, tapi harganya harus dibayar.
Disinilah Kristus hadir sebagai “representasi” umat manusia yang berdosa untuk dipulihkan kembali.
Syarat menjadi representasi: Tidak berdosa dan bercacat cela. Ini kualifikasi mutlak yang harus dimiliki.
Alkitab mencatat hanya pernah ada 1 orang yang tidak pernah berdosa: Yesus.
Adan dan Hawa pernah “menikmati” situasi tanpa dosa (sehingga bisa menjadi represntasi), ini sebelum mereka tercemar.
Salam.
….
saya datang karena diundang
….
satu lagi perbedaan kristen dan islam
di Islam Anak itu fitrah (tampa dosa)
di Kristen anak telah berdosa.
saya tak berkomentar
untuk yang jelas berbeda.
@abu muadZ…
Memang betul…, terlalu banyak perbedaan antara islam dan kristen.
TETAPI…, kalau kasih pada masing-masing agama di terapkan, ada harapan untuk dunia ini bisa lebih baik lagi.
Salam.
@abu muadZ…
Memang betul…, terlalu banyak perbedaan antara islam dan kristen.
TETAPI…, kalau kasih pada masing-masing agama di terapkan, ada harapan untuk dunia ini bisa lebih baik lagi.
Salam.
@imankristen
Islam menganut Ar rahman dan Ar Rohiim
atau Pengasih dan Penyayang.
namun di Islam dijelaskan secara rinci bagaimana cara pelaksanaannya.
karena ajran tersebutlah maka
membuang duri di jalan merupakan keimanan
mengatakan yang haq walau terdengar pahit juga merupakan keimanan.
bagaimana dengan kristen?
sebab setahu saya penyampaian kasih itu berbeda ditiap daerah.
(kebetulan saya sering mengunjungi orang-orang pedalaman)
kadang apa yang kita anggap sebuah kekasaran mereka anggap sebuah kebiasaan.
Satu hal yang pasti hal itu bertentangan dengan Al kitab sendiri.
Yehezkiel 18:20
“ Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.”
Menurut Alkitab :
SETIAP ORANG BERTANGGUNGJAWAB ATAS PERBUATANNYA MASING-MASING.
Jika bapak adam salah kita sebagai anak-anaknya / keturunannya tidak bertanggung jawab demikian pula sebaliknya jika kita salah Adam as tidak akan masuk neraka karena kesalahan kita
——— ——— —— ——- —-
YANG PERLU DIGARIS BAWAHI :
Jika bayi-bayi itu harus di neraka karena perbuatan adam dan hawa maka itu akan bertentangan dengan :
1. KEADILAN TUHAN
2. KASIH TUHAN
3. FIRMAN-NYA SENDIRI dalam Yehezkiel 18:20
@DP-
Kamu lagi ngomong dosa waris ya..?
Dosa waris itu beda dengan dosa yang disebutkan di yehezkiel.
Dosa waris adalah dosa karena manusia kehilangan sifat kekudusan sehingga tak layak untuk tinggal bersama Tuh@n. Karena Tuh@n adalah kudus.
Jadi Yehezkiel dan dosa warisan adalah sama sekali berbeda.
Makanya jangan sok tau.
alkitab dan injil itu cuman buat manusia dengan tingkat intelegensia yang memadai.
Kalau islam itu memang buat manusia dengan tingkat intelegensia yang pas-pas-an.
Udah tau di kibulin sama arab, eh masih aja ngga bisa ngeliat.
Haa ha ha ha ha
..
..
Salam damai jangan nangis kalo di ledek. ha ha ha
@jelasnggak : Kamu itu ngomong apa? Kalo kamu memang tahu ya kamu jelaskan kan bisa. Bedanya dimana dijelaskan menurut argumentasi kamu. kalo kamu nggak tahu ya sudah nggak usah sok tahu. Ah elo…malu..maluin saja.
@lovepassword.
Waduh..!
Subhahahanah..!..
Kan udah saya bilang.
Pengertian dosa yang ditulis di ayat yehezkiel 18:20 itu adalah BERBEDA dengan pengertian dosa waris/ dosa asal.
Dosa asal adalah dosa karena manusia kehilangan kekudusannya di mata Tuh@n. Sehingga manusia tidak akan dapat lagi untuk BERSATU dengan Tuh@n.
sedangkan dosa yang di Yehezkiel itu adalah dosa karena perbuatan masing-masing manusia.
Adam sudah merusak hubungan manusia dengan Tuh@n.
Dengan berbuat dosa pertama. Dosa itulah yang disebut dosa waris.
Karena satu manusia merusak, seluruh manusia terkena, termasuk kamu. (kecuali kalau kamu bukan turunan adam… h eh ehe he)
Tapi juga karena satu manusia taat sampai mati, maka semua manusia di damaikan kembali dengan TUh@n.
I Korintus 15:22 :
Wuidih… tuh ayat… kok bikin saya merinding membacanya lho…
Parengggg
@all kristen
mau tahu nih,
kalo dosa waris itu, apakah hanya dosa manusia pertama aja apa ada juga dosa waris selain itu?
Kalau di taiwan bayi itu dibuat soup…
..
Bagi sebagian umat menghalalkan apa yg masuk kemulut karena yg haram cuma keluar dari bawah, patut mencobanya…
..
Katanya sih bisa meningkatkan stamina dan keperkasaan pria….harganya 3000-4000 RMB
..
liat disini nih..
http://teukufarhan.wordpress.com/2008/02/24/makanan-terkutuksop-janin-true-story/
Selamat mencoba
Test
Mo nanya ini, apa ada ayat di PL dan PB (injil yang empat) yang mengatakan secara jelas bahwa dosa Adam itu adalah dosa warisan?
Dari ayat mana koment yang mengatakan * Dosa asal adalah dosa karena manusia kehilangan kekudusannya dimata Tuhan?
Bayi itu adalah juga keturunan Adam, apakah bayi itu juga memawrisi dosa Adam?. bila jawabannya adalah *Iya* Maka bila bayi itu meninggal sebelum dibaptis, dimana dia ditempatkan.
Dikatakan bahwa dosa waris berbeda dengan dosa yang ada pada Yeheskiel 18:20. Kalau begitu dosa mana yang ditebus Yesus?
Kalau kristiani boleh mengucapkan *subhahahana*, apakah muslim juga dibolehkan mengucapkan *hale kuya*?
Tanya apa artinya *kuya*?
@Iman Kristen
anda sepertinya bangga dengan iman anda!
apa itu iman kristen?
iman sama tuhan yesuskah maksud anda atau beriman sama paulus?
anda membahas tentang dosa waris.
saya mau tanya sejak kapan adam mewarisi dosa? apakah hawa (eva) mewarisi dosa juga?
lalu dengan apa dosa itu harus terhapus?
dengan penebusan yesuskah? lucu..hihihi
brapa besar dosa adam dengan dosa manusia lain?
maksud saya begini!
saya adalah manusia banyak melakukan dosa toh nah tentu dosa adam juga ada pada diri saya tentu dosa saya lebih besar dari dosa adam betulkan? nah tentu anak saya lebih banyak lagi dosanya dari pada dosa saya sebab saya juga ikut-ikutan mewarisi dosa saya dan dosa adam, anak saya yang nggak tau apa2 banyak dosanya. anak saya taroklah umur 2 bulan dan mati tentu masuk neraka.
lalu saya mau tanya dimana letak keadilan Tuhan Yang Maha Pengampun kalau begitu?
kalau menurut anda Tuhan berkehendak sesuka hatinya tentang manusia mau dimasukin surga atau neraka itu hakNya dimana pula hak manusia sebagai ciptaanNya?
kita ini diberi hak untuk memilih jalan hidup bro!
binatang aja punyak hak untuk hidup apa lagi manusia!
saya tidak memprotes iman yang anda miliki namun saya protes kalau anak2 bayi mati lalu masuk neraka. ngomong aja belum pandai masuk neraka kan nggak adil.
lalu untuk apa Tuhan ciptakan bayi kalau memang pada akhirnya masuk neraka.
Hati saya saja akan miris dan sedih luar biasa kalau melihat dengan mata kepala saya melihat bayi yang disiksa dengan api dunia apa lagi dengan api neraka.
apa kamu sanggup melihat bayi baru lahir lalu tiba2 disulut dengan api yang berkobar yang panasnya luar bisa yang mampu menghancurkan isi dunia ini?
apa tindakan kamu ketika anakmu yang baru lahir dibakar oleh orang lain? paling tidak ada tindakkan pencegahan yang kamu lakukan agar kengerian didepan mata tidak terjadi bukan? itu tandanya ada rasa kasih sayang dalam hatimu yang tanpa kau sadari telah kau perlihatkan kepada orang lain. Apa lagi Tuhan bro! yang Dia sendiri memperkenalkan diriNya adalah Zat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.
Untuk itu fikirkanlah masalah ini kembali!
Sesungguhnya Tuhanmu itu adalah Tuhan Maha Esa kepadaNyalah segala sesuatu bergantung dan memohon. Dia tidak beranak dan diperanakan dan tidak ada yang setara dengan Dia. MilikNyalah apa yang dilangit dan dibumi.
kita ini diberi otak bro oleh Tuhan untuk berfikir bukan untuk mengikuti kemauan orang lain ya kalau kemauannya benar kalau salah gimana?
Apa kamu tidak bisa membedakan mana yang hitam dan mana yang putih kalau mampu berarti otakmu jalan.
Apa kamu mampu membedakan antara Tuhan yang sebernarnya dgn manusia?
Tuhan tetaplah Tuhan manusia tetaplah manusia tidak ada percampuran zat manusia dengan zatnyaTuhan. kalau ada tuhan menyerupai manusia berati itu bukan tuhan sebab tuhan tidak mungkin melakukan tindakan itu.
Tuhan yang saya kenal tidak menyerupai apapun didunia ini maupun dilangit. ZatNya Maha Tunggal alias Maha Esa
tidak ada dalam diriNya mengalir darah, nanah, kotoran, air ludah, air manih, jantung, hati daging. Entah berapa jenis zat yang ada pada diri manusia ini yang melambangkan bahwa manusia itu terdiri dari ribuan zat bandingkanlah dengan Zat Tuhan Mu yang Maha Tunggal yang diTanganNya tergenggam seluruh kekuasaan Dia tidak butuh seorang manusiapun untuk menembus dosa adam.
Kalau Dia mau jangankan dosa adam dosa iblis saja mau Dia mengapuni apalagi dosa adam yang hanya secuil kuku dibandingkan dosa iblis. Untuk mengampuni dosa adam apakah dia harus menjelma menjadi seorang yesus dan siap disalip lantas yang meyalib manusia. Dimana letak harga diri seorang tuhan kalau begitu?
Ingat !! untuk mengampuni dosa manusia seluruhnya Dia tidak butuh tebusan segala macam yang melambangkan kelemahanNya. Dia tidak butuh apapun didunia ini.
Ingat seluruh mahkluk berhenti beribadah dan berhenti menyembahNYa DIA TIDAK AKAN BERHENTI MENJADI TUHAN.
Kristiani,
Rupanya thread ini sudah dilupakan dan dihindari oleh kalian.
kristiani,
Kalian tentu akan memberikan jawaban Mengenai bayi dan dosa, ” uda tuh di google, cari saja”
Ke ke ke ke ke ……… bilangan 2000 udah lewat 9 hampir 10.
Kacian kacian kacian……….
@Jelasbukan..
Sudahlaaa..
Pertanyaan kamu itu sudah basi…..(cerita lama/ old story)
Nanti pada akhirnya kamu akan tanya kenapa Yesus mengatakan bahwa anak-anaklah yang punya kerajaan surga..
Iya kan…?
Udah basi itu..
Kamu baru baca cerita pendeta berdebat dengan pastor itu khan… (yang pada akhirnya sang pastor memeluk islam)..?
Sudah basi..
Sudah dijawab berkola-kali…
di google… di sarapanpagi.org, …. di agamaku.wordpress.com…..
Basi itu mas…
Cari pertanyaan lain saja lah..
(yang masih orisinil..)
Jadi saya menjawabnya juga enak gitu lho…
.
.
Ampun deh muslim-muslim ini…
.
.
.
salam
jelasnggak,
Makanya gua bilang, elu elu hanya akan respons *cari aja di google* Payah……….. payah………
Uda lewat tu yang 2000, mo namba lagi…….
ke ke ke, jurus dewa mabuk.
kacian, kacian, kacian, kacian, kacian tenaaaaaaan
jelasnggak,
Gue bukan mo nanya *mengapa Yesus mengatakan anak anak empunya kerajaan sorga* tapi mo jawab.
Jawabnya *Karena anak anak tidak punya dosa warisan*
Itu lho kata Yesus dan bukan kata Paulus.
Hayooooo, respons kamu keluarin.
Jangan lagi jurus dewa mabuk atau mungkin ini, mungkin itu, mungkin ini, mungkin itu………….
Kacian, 2000 udah lewat 9 dan hampir 10.
ke ke ke ke ke ke
@nggakjelas,
Thread ini udah ditinggalin lebih dari 2 bulan, belum juga kamu berikan respons mengenai ucapan Yesus *bahwa anak anak empunya kerajan sorga*
Ato kamu minta kami mencari di google. Kalo begitu *kagak lucu”. Ato kamu kembali ucapin *udah basi tu*. Ato *udah lupa tuh*
he he he he he
@kristiani,
eni badi hom….
.
.
.
.
.
.
.
.
.
@jelasbukan…
Salam saudaraku…
Apakah anda mau tanya mengenai apa?
Apakah yang ini?
Bisa kasih ayatnya? Harap ditulis kasih dalam 1 perikop.
Salam.
@imankristen,
Salam juga.
Terus terang tadinya saya pikir anda dapat memeriksanya dari alkitab. Ternyata saya diminta memberikan ayatnya.
Yaaa tak apalah bersusah susah sikit.
Matius 19:13-14
Lalu orang membawa anak anak kecil kepada Yesus, supaya meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid murid-Nya memarahi orang itu.
Tetapi Yesus berkata:”Biarkanlah anak anak itu, jangan menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang orang yang seperti itulah yang empunya kerajaan sorga”
Mohon dijawab saudaraku.
@Kristiani
Satu lagi pertanyaan yang ngga dijawab oleh kalian :
Ditanya tuh : “dari ayat mana?..”
..
Agama kok susah ya?
Apa-apa disembunyiin..
Sedikit-sedikit iman..
..
Bebaskan dirimu.
Tinggalkan Paulus.
Ikuti Yesus.
Sembah Tuhan.
..
Bertanyalah, karena kalian juga diberkati dengan Akal, bukan hanya Iman.
..
(kalo mau sih, hehe..)
..
Salam
ups..kelewat..dah lama banget nih.. =)
Ya udah cari aja respon kamu di “blog agamaku atau dimana gitu” ..
dan respon posting saya :
Rakyat Jepang adalah merupakan 1 Kesatuan dengan Kekaisaran Jepang yang dipimpin oleh Kaisar mereka.
Seorang Ayah TIDAK MEMPUNYAI Kuasa Apapun terhadap Jiwa anaknya.
..
Kelak.. di hadapan Tuhan..
Seorang Ayah TIDAK DAPAT mewakili Perbuatan / Jiwa Anaknya.
Seorang Ayah TIDAK DAPAT mengambil Tanggungjawab atas apa yang dilakukan Anaknya.
..
Begitupun Sebaliknya.
..
Ayah dan Anak adalah 2 Entitas yang BERBEDA.
..
Jelas ya.
..
Ayo cari analogi yang lain. =)
haha..dari dulu sampe sekarang nih.. =)
..
Salam
@imankristen,
Tgl 12 Juli 2009 saudaraku menawarkan apa yang akan saya tanyakan, apakah mengenai : anak anak empunya kerajaan sorga?
Tgl. 5 Juli 2009 seperti apa yang saudaraku minta telah saya berikan ayat ayat dimaksud.
Sekarang tgl. 25 Juli 2009 yang berarti telah 10 hari saudaraku telah meninggalkan saya dalam penenantian.
Salam
Tetapi Yesus berkata:”Biarkanlah anak anak itu, jangan menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang orang yang seperti itulah yang empunya kerajaan sorga”
—————————
Perhatikan:
“… sebab orang-orang yang seperti itulah…
Yang seperti itulah = anak-anak kecil itu..
Anak-anak kecil itu kan sifatnya masih polos… ngga mikir jelek, ngga mikir jahat.. taunya main aja…
kan gitu..
Jadi, artinya…
Orang-orang yang memiliki sifat SEPERTI anak kecil itulah yang akan masuk ke dalam kerajaan surga.
gitu.
Gampang banget gini kok..
Jangan pada cetex lah..
udah dibilangin nanya yang orisinil.. eh masih maksa…
ngga jawab, dibilang ini itu……. belajar ngga mau..
gimana ini….?
Gimana mau melihat terang yang sebenarnya…?
.
.
..
Semoga kita semua termasuk golongan yang berfikir.
(Owoh – via Mohammed – 712 hi hi)
.
.
Wabilahitaufik walhidayah Wassalamualaikum worakhmatYesushi Wobarokaaaaaaaaaaaatuuhh..
@nggakjelas,
Ya lain orang yang nawarin lain pula yang menjamu.
Tapi tak apalah, tak ada rotan akarpun jadilah.
Kalau begitu tidak benar ada dosa warisan yang dilekatkan pada anak anak itu.
Terima kasih atas jamuannya.
@paulusiah aka kristiani
Ada yg ngemeng :
Dan direspon oleh muslim :
Saya sih setuju dgn si muslim, karena bila menggunakan penjelasan si paulusiah aka kresten, ngga mungkin anak kecil yg polos dgn semua sifat anak kecilnya, punya dosa turunan, soalnya dia bisa masuk surga.
(anak kecil ngga semuanya Paulusiah, jadi ngga semuanya menerima Yesus sebagai Tuhan).
..
Untuk postingan selanjutnya dr si Paulusiah ngga saya komentari soalnya biasalah..bumbu2 keresahan ngga bisa jawab aja..=)
Dosa warisan = dosa karena manusia kehilangan kekudusannya di mata TuH@n.
Dosa warisan dosa karena ayah menurunkan dosa yang dibuatnya kepada anaknya.
Begini.
Misal,
Adam memiliki anak : Kain dan habil.
Jika si kain yang jatuh ke dalam dosa, maka keturunan si kain lah yang dihukum.
(adam masih di sorga)
Jika anaknya si kain yang jatuh ke dalam dosa, maka keturunan anaknya si kain itulah yang di hukum. (adam + kain masih di sorga)
Jika cucunya si kain yang jatuh ke dalam dosa, maka keturunan dari cucunya si kain itulah yang di hukum. (adam + Kain + anaknya kain masih di sorga)
Jika buyutnya si kain yang jatuh ke dalam dosa, maka keturunan dari buyutnya si kain itulah yang akan di hukum (adam + kain + anaknya + cucunya masih di sorga )
Dst..
dst..
Nah.
Karena yang dihukum itu si Adam, maka seluruh keturunan adam juga terkena akibat dari kejatuhan adam ke dalam dosa itu.
Itulah yang dinamakan dosa warisan.
Mudah-mudahan ini bisa membantu mengerti.
(memang topik ini amat sangat susah sekali bagi orang-orang yang … maap… mikirnya agak kurang dilatih…)
Paulus menjelaskan hal ini di Roma 5:12, tertulis :
Dan Yesus berkata :
Yohanes 3:16
dan juga paulus menegaskan dengan :
(I Korintus 15:22).
.
.
.
Wuidih..
Indah banget ikut Yesus..
Aman. Damai. setausa. Dunia akhirat…
Ngga perlu mencatat dosa,…
ngga perlu takut timbangan berat ke kiri..
ngga perlu menjalankan ajaran untuk membunuh orang yang tak seiman dengan kita.. (seramnya agama itu..)
he he
.
.
semoga kita semua termasuk golongan orang yang berfikir.
(Owoh – via Muhammed – 712 Masehi. kikikik)
.
.
.
.
Wabilahitaufik walhidayah Wassalamualaikum worakhmatYesushi Wobarokaaaaaaaaaaaatuuhh..
@paulusiah aka kresten
Ada domba di antara kalian yg ngemeng :
Dari semua emengannya yg panjang lebar di postingannya si salahsatu domba sesama paulusiah kalian itu, ya cuman yang saya kutip di atas itulah “isi”nya..sisa emengan lainnya cuman..yah biasalah.. =)
Dan “isi” emengannya yg sedikit itu sama sekali ngga ada hubungannya dengan yg salahsatu muslim katakan sebelumnya :
Jadi si domba sesama Paulusiah cs kalian itu ternyata hanya berniat “menyampaikan informasi” saja.
Bukan berniat “menanggapi posting”. =)
..
Ya ngga apa2 juga sih. haha
@nggakjelas,
Dari postingan kamu nampaknya dosa itu sambung bersambung dari bapak keanak, kecucu, ke buyut dst. dan dapat sampai pada zaman kini.
Gue tidak akan banyak berkomentar, cuma berpatokan antara lain dengan Yeheskiel 18:20 – maka dosa tidak dapat diturunkan kepada si anak. Sipendosa itulah yang yang harus dihukum bukab sianak.
Dan itu tercatat di Al Kitab. Apakah dosa warisan yang kamu jabarkan dalam postingan itu terdapat juga di alkitab ?
Kalai ya, mannnnnaaaaaa
@jelasbukan.
Dari postingan kamu nampaknya dosa itu sambung bersambung dari bapak keanak, kecucu, ke buyut dst. dan dapat sampai pada zaman kini.
————————-
Waduh..
Kirain saya udah amat sangat jelas sekali dalam menjelaskan.
Ternyata masih cetex juga.
Malah ada yang bilang ngga nyambung segala lagi..
Hh..
CPD-nya hidup ini kalau gini terus..
Harap IQRA sekali lagi penjelasan saya mengenai dosa warisan itu.
Dosa warisan adalah dosa akibat …. bla-bla-bla… yada-yada-yada…(iqra lagi di atas)
Anggapan kalian, dosa warisan itu adalah dosa bapak diturunkan ke dosa anak.
Padahal penjelasan saya (yg saya pikir sudah sangat jelas sekali itu), mengatakan bahwa dosa warisan adalah hilangnya kekudusan manusia sebagai akibat adam melakukan pelanggaran.
Gampang banget gini kok..
.
.
.
1400 tahun yang lalu.
Malaikat : “IQRA..”
si Adadeh : “huh..? apa tuh ..? Suara siapa tuh..?”
Malaikat : “IQRA..!”
si Adadeh : “hey.. sapa ya itu.. jangan nakutin ahh?”
Malaikat : “Busyet.. ini orang.. lambat amat nangkepnya…. WHOY!!.. IQRA HOYY!”
si Adadeh : “Wah.. Hiyy.. suara ngga jelas itu…. menakutkan”
Malaikat : “PHeeeee… ….. Pentium 2 …… ngga jadi ah..”
.
.
.
saat sekarang ternyata pengikutnya sama saja cara berfikirnya…
.
.
.
.
Yeah.. saya maklum (dan kasihan)
.
.
.
.
.
Semoga kita semua termasuk golongan orang yang berfikir.
(Owoh – Via Muhammed – 712 )
@jelasbukan
Gue tidak akan banyak berkomentar, cuma berpatokan antara lain dengan Yeheskiel 18:20 – maka dosa tidak dapat diturunkan kepada si anak. Sipendosa itulah yang yang harus dihukum bukab sianak.
—————————————-
Yehezkiel 18:20 berkata :
Ini memang artinya begitu (kalau dilihat secara kontekstual).
ayat ini kan ada setelah manusia berada di bumi.
Nah. Yang namanya dosa warisan itu adalah dosa akibat hilangnya kekudusan manusia di hadapan TuH@n.
Dan lebih parah lagi, dosa warisan ini, dilakukan oleh manusia pertama (adam).
Akibat adam berdosa, maka, adam di usir dari hadirat TuH@n. Dan dengan demikian, anak cucu adam juga terkena getahnya…
Nah inilah yang dinamakan dosa warisan.
CPD.
.
.
Semoga kita semua termasuk golongan orang2 yang berfikir.
(owoh – via Muhammed – 712)
@nggakjelas,
Mannnnaaaaaa ayat yang menyatakan adanya dosa warisan dari Adam. Jangan terus berkelit. Jangan terus meminta kami membaca ini dan itu. Tapi tampilkan.
Ayat Yehezkiel 18:20 adalah setelah manusia ada di bumi. Sekarang berikan ayat sebelum manusia ada dibumi. Itu kan yang menjadi dasar dari kepercayaan adanya dosa waris.
CPD
@paulusian aka pengikut paulus
Meskipun udah ngga nyambung dgn pembahasan mengenai “bisa ngga anak kecil yg ngga menerima Yesus masuk surga”..
krn memang udah biasa dgn gaya kalian ini..haha, saya mau nanya :
“itu yang ngomong dosa turunan itu siapa? Yesus? Paulus? Gereja? Mbah Surip?”
Siapa??
haha. =)
@ Muslimer,
Dosa warisan ngga ada hubungannya dengan Matius 19:13-14 & Yehezkiel 18:20.
Baca@ iqra konteksnya untuk mendapat jawabannya. CPD kalau setiap kali mau disuapin.
Di Kejadian Fasal 2-3, Adam ialah manusia yang pertama melakukan dosa. Ngerti? Dosa itu disebut dosa pertama atau dosa asal atau dosa asli. Ngerti?
Dosa itu juga bisa disebut dosa warisan. Kenapa? Sebab Adam yang melakukan dosa & sebagai hukuman atas dosa itu, Adam diturunkan ke bumi. Di bumi Adam tidak menikmati hidup kekal, malah mati, sakit, menderita dll. Keturunan Adam yang dilahirkan di bumi terkena getah Adam, mereka juga tidak menikmati hidup kekal, malah mati, sakit, menderita dll. Itulah warisan yang mereka dapat dari dosa Adam, kematian dan penderitaan! Ngerti? Itu dosa warisan.
Ajaran yang begitu sederhana kok susah untuk dimengerti?
@ Pak Jel,
Kayaknya dalam Islam cuman ada 1 dosa, dosa perbuatan.
Mereka tidak tahu bahwa dalam ajaran kita ada 2 dosa utama.
A) Dosa warisan/pertama.
B) Dosa perbuatan.
A) Dosa warisan ==> yang dilakukan Adam. Akibat dosa itu, Adam hilang kekudusan di hadirat Tuhan yg Maha Kudus di sorga. Karena sorga tempat yang kudus dan hadirat Allah itu kudus maka Adam diusir dari sorga ke bumi. Di bumi, Adam yg hilang kekudusan itu menderita, sakit, lemah dan akhirnya MATI. Karena keturunannya lahir dibumi, maka keturunannya juga menderita, sakit, lemah dan akhirnya MATI. Itulah yang diwariskan Adam kepada keturunannya, KEMATIAN. Dosa ini tidak bisa diampuni. Dosa ini harus diganti/dibayar/diqisaskan/ditebus!
B) Dosa perbuatan ==> dosa2 yang dilakukan oleh keturunan Adam selepas Adam berdosa. Ngerti? Perbuatan yang dibuat, baik sengaja atau tidak, itu ditanggung oleh para pembuat itu sendiri. Dosa2 ini bisa diampuni. Bertaubat saja dan terserah Tuhan.
Tinggal baca.
@ muslimer,
Baca sini ramalan Paulus tentang ‘nabi’ kalian.
Surat Galatiyyah
Paulus telah meramalkan kemunculan agama@ Islam yang dibawa oleh MALAIKAT dan barangsiapa percaya kepada suatu agama yang dibawa oleh MALAIKAT, TERKUTUKLAH DIA!@ Muhammad.
Bukankah ‘nabi’ kalian itu yang dimaksudkan? Bukankah ‘nabi’ kalian menerima ‘wahyu’@ pernyataan dari MALAIKAT di gua Hira? Jadi menurut Paulus, TERKUTUKLAH DIA yang menerima suatu agama/pernyataan dari MALAIKAT itu!
Maap menyinggung.
Kebenaran sukar dibungkam.
Tinggal baca.
@ muslimer,
Mau tau ramalan Petrus tentang ‘nabi’ kalian. Baca sini.
1 Petrus
Menurut Petrus, di mana tempat tinggal para malaikat yang berdosa@ Setan dan para pengikutnya?
Di gua-gua yang gelap!
Di mana ‘nabi’ kalian menerima ‘wahyu’?
Di gua!
Dari siapa ‘nabi’ kalian menerima ‘wahyu’ itu?
Dari malaikat yang berdosa itu!
Siapakah malaikat yang berdosa itu?
S……(maap menyinggung, kebenaran sukar dibungkam).
@ muslimer,
Mau tau siapakah Anti-Kristus (Al-Masih Al-Dajjal) menurut Yuhana, salah seorang hawariyyun Yesus?
Baca ini.
1 Surat Yuhana
Nih, sudah diramalkan oleh Yuhana, salah seorang hawariyyun Yesus. Menurutnya, akan muncul seorang anti-kristus. Salah satu ciri ajaran anti-kristus itu ialah menyangkal bahwa Yesus adalah Anak Allah. Menyangkal Yesus sebagai Anak Allah menyebabkan anti-kristus dicap sebagai Pendusta & Penyesat!
Siapa lagi kalau bukan ‘nabi’ kalian. Bukankah ‘nabi’ kalian menyangkal Yesus sebagai Anak Allah! Jadi, menurut Yuhana, ‘nabi’ kalian itu ialah anti-kristus (al-masih al-dajjal) yang adalah Pendusta & Penyesat!
Waw, sungguh2 satu ramalan yang tepat.
Tinggal baca.
Maap menyinggung.
Kebenaran sukar dibungkam.
Thanks to the father of internet.
@ muslimer,
Mau tau ramalan Nabi Irmiya tentang kesudahan ‘nabi’ kalian?
Baca ini.
Kitab Nabi Irmiya
Sudah jadi kenyataan.
Perempuan Yahudi yang memcampuri racun dengan daging tau pada itu.
Semua Yahudi juga tau pada itu bahwa cara menguji seorang Nabi itu sejati atau gadungan ialah lewat racun!
Kalo seseorang yang mengaku Nabi, orang2 Yahudi disarankan untuk menguji kebenaran klaim itu dengan memberinya racun.
Kalo nabi itu sejati, dia tidak akan mati akibat racun itu.
Kalo nabi itu gadungan@ P A L S U, dikasi makan racun lalu dia mati, itu tandanya nabi itu bukan dari Tuhan.
Dan ini buktinya dalam Hadith.
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713:
Dikisahkan oleh Aisha:
Sungguh2 ramalan yang tepat. “Nabi” kalian mati akibat racun. ‘Nabi’ kalian bukan ‘nabi’ sejati, bukan ‘nabi’ dari Tuhan melainkan ‘nabi’ palsu@ gadungan.
Maap menyinggung.
Kebenaran sukar dibungkam.
Thanks to the father of internet.
@cosmicboy
haha..ini kok sama sih posting2 kau di sini dgn posting2 kau di topik “Diskusi Poligami” malay?
haha..lucu bin aneh =)
@Jelasbukan
Mannnnaaaaaa ayat yang menyatakan adanya dosa warisan dari Adam. Jangan terus berkelit. Jangan terus meminta kami membaca ini dan itu. Tapi tampilkan
——————————————
Roma 5:12
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
Roma 5:13
Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.
Roma 5:14
Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
Roma 5:15
Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
Roma 5:16
Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
Roma 5:17
Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
Roma 5:18
Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
Roma 5:19
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
Roma 5:20
Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,
Roma 5:21
supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
“Semoga kita semua termasuk golongan yang berfikir”
@paulusiah
haha..gitu dong kalo menjawab pertanyaan muslim.
Jelas ngga pake mbulet2 dan ngeles2. =)
(udah deh jgn pake ngemeng segala macem : “lho..saya ini dr dulu ya begini..kalian saja yang..dst)
haha. =)
@paulusiah
oh iya..hampir lupa.. =)
Ada ngga ayat lain selain ayat biskuit itu yang menurut kalian menjelaskan mengenai dosa turunannya Adam?
ada ngga? =)
soalnya paling males deh kalian ini kalo jawabannya dichallenge terus beralih ke jawaban yg lain.. =)
haha..
jd gimana? masih ada ayat lain ngga? sebelum muslim merespon nih.. =)
@Komikbuoy,nggakjelas,
Kalian katakan *KEMATIAN@NERAKA* kemudian *KEHILANGAN KEKUDUSAN* mana yang benar. Kemudian kalian menghidangkan biskuit Roma Pasal 5 yang notabene adalah ajaran Paulus.
Kalau begitu adalah benar bahwa kalian adalah pengikut ajaran Paulus dan bukan mengikuti ajaran Yesus.
Karena dosa waris berasal dari Adam, dan keluarnya Adam dari sorga dikisahkan dalam Kitab Kejadian, maka ayat ayat itu mestinya terdapat disitu. Kalau Kamu tidak mau atau tidak dapat menampilkannya, pertanyaannya adalah, apakah memang ayat itu tidak ada disana ?
Jangan ngeles melulu dan hoby berputar putar dipelihara terus.
CPD
@paulusiah
special untuk cosmicboy dan kuncen =)
@ jelasbukan,
Kalo ajaran Paulus bukan ajaran Yesus@ ajaran Allah, maka
seperti kalian juga, ajaran Muhammad bukan ajaran Allah!
CPD mikirnya kayak gini.
@ muslimer,
Para Nabi@ Nabi Irmiya & para hawariyyun@ Yuhana, Petrus & Paulus sudah meramalkan dengan tepat bahwa ‘nabi’ kalian:
Menerima ‘wahyu’ dari MALAIKAT yang adalah S…. (maap menyinggung). Karena itu ‘nabi’ kalian & agamanya dikutuk/dilaknat oleh Allah.
“Nabi’ kalian menerima ‘wahyu’@ ajaran dari MALAIKAT dari sebuah gua yang bernama gua Hira. Menurutnya, gua adalah tempat pensembunyian malaikat2 yang berdosa@ S…..! Ini membuktikan bahwa ajaran ‘nabi’ kalian bersumber dari S…. (maap menyinggung)
‘Nabi’ kalian mengajar bahwa Yesus bukanlah Anak Allah. Menyangkal Yesus sebagai Anak Allah dicap oleh Allah sebagai anti-kristus@ al-masih al-dajjal. “Nabi’ kalian adalah Pendusta & Penyesat yang akan datang.
Menurut salah seorang Nabi Perjanjian Lama, ‘nabi’ kalian mati akibat makan racun. Mati akibat keracunan membuktikan ‘nabi’ kalian adalah ‘nabi’ palsu@ gadungan.
Maap, maap karena menyinggung.
Kebenaran sukar dibungkam!
Thanks to the father of internet.
Ngga ada lagi ‘penjagaan’ Islam.
Segenap kepalsuan dan kejahatan Islam ditelanjangkan.
Yessssssss, pada bugil yang sesungguhnya.
Owoh Hu Egg Barrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
@ jelasbukan,
Lucuan kamu nih.
Hanya karena ada dua pernyataan BUKAN BERMAKNA ADANYA PERTENTANGAN.
Gini (liat & baca baik2)
Adam berdosa ==> dikeluarkan dari sorga (karena di sorga semuanya KUDUS (ngga boleh berdosa), para penghuninya kudus sebab Allah adalah KUDUS) ==> karena dosa menyebabkan hilangnya kekudusan maka Adam ditempatkan ke bumi yang fana ==> di bumi, Adam menjadi fana hingga mengalami Kematian ==> kematian itulah yang akan membawanya ke neraka! TAPI….
Mau tau ceritanya ngga?
@CosmicBoy.
Memang pantas mereka memeluk islam, pak…
Mikir gitu aja ngga bisa..
yeagh..
kasihan juga sih ..
.
.
.
salam
@komikbuoy,
Mana ayat yang ada di Kitab Kejadian. Masih belum berani menampilkannya ?
@ jelasbukan,
Untuk pengetahuan kamu, setiap kitab dalam Al-Kitab tidak bisa berdiri sendiri. Ngerti?
Kitab dari A dilengkap oleh kitab dari B, begitu juga sebaliknya. Ada 66 buah kitab dalam Al-Kitab, semuanya saling lengkap melengkapi.
Setiap ayat dalam sebuah fasal tidak bisa berdiri sendiri. Ngerti?
Terdapat lebih dari 300, 000 ayat dalam Al-Kitab, semuanya harus saling lengkap melengkapi. Ngerti?
Kisah di Kejadian Fasal 2-3, rumusan ajarannya bisa diketemukan di Surat Rom. Ngerti? Dan bukan surat Rom saja, bisa juga di surat-surat & kitab-kitab yang lain di Al-Kitab. Ngerti?
Makanya untuk merumus satu doktrin, ayat ini mesti disokong oleh ayat itu. Ayat itu mesti didukung oleh ayat ini. Ngerti? Bisa ada 30-40 ayat untuk merumus suatu doktrin bisa juga sampai 300-400 ayat. Ngerti?
Ayat-ayat ini dicantum seperti sebuah ‘jigsaw puzzle’ sehingga membentuk satu gambaran/doktrin yang sempurna dan lengkap!
Haiyo…CPD kalo ilmu kayak gitu.
@komikbuoy,
Kalian katakan dosa waris adalah dosa yang berasal dari Adam dan diteruskan kepada keturunannya. Apakah itu benar menurut pandangan kamu ? Kalau itu benar, maka dosa waris itu juga diturunkan kepada anak anak Adam (Adam disini adalah ayah dari anak anaknya).
@ jelasbukan,
Sila jawab ini.
Seorang ibu muda sedang hamil. Semasa hamil, ibu muda itu meneruskan tabiat lamanya meminum arak dan merokok.
Selepas genap 9 bulan, ibu muda melahirkan. Bayi itu kedapatan cacat!
Ibu yang salah, kenapa sih anak yang harus tanggung?
Sila beri respon anda.
@komikbuoy,
Kamu belum menjawab apa yang gua tanyakan, kamu sudah balik bertanya mengenai ibu dan bayinya. Itu sih kebiasaan kamu untuk mengalihkan persoalan.
Dapat saya jawab dan langsung saja tanpa jedah, yang ditanggung oleh sibayi adalah kecacatan di dunia atas ulah ibunya, dan bukan dosa ibunya yang akan ditanggung jawabkan sibayi dihadapan Tuhan.
Dan bagaimana respon kamu mengenai Adam dan anaknya.
@ jelasbukan,
Minum arak bukan dosa cuman ulah?
Pinter manusia yang seorang nih.
Bahaya merokok pada perempuan hamil (kandungannya) sudah diketahui umum. Kalo sudah diketahui itu membahayakan kandungan, dengan terus merokok (dengan sengaja melakukannya), apakah itu bukan dosa?
Ibu yang melakukannya, kenapa sih anak yang tanggung (cacat malah mati!)?
Sila hubungkan dengan pertanyaan kamu itu sendiri.
All Moslem pengikut M…
Sorry kelamaan menghilang.
Oh iya…, untuk kasus diatas:
==================
Moslem:
Yehezkiel 18:20
“ Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.”
========================
Perhatikan ayat lain di Alkitab, KELUARAN 20:5,
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
Kedua bagian itu sama isinya.
Lho…, kok sama isinya?
Coba baca Yehezkiel 18 keseluruhan.
Ada konsep pengampunan di Yehezkiel 18, demikian juga dengan di Keluaran 20:6 (kelanjutan dari keluaran 20:5).
Jadi, konsep Alkitab adalah:
Setiap dosa diturunkan (murka Allah berlangsung ke anak keturunannya), TETAPI kasih Allah menutupi murka Allah.
Artinya:
1. Murka Allah berlangsung terus hingga keturunan berikutnya.
2. Kasih Allah “membebaskan” dosa keturunan tersebut.
Ketika Yehezkiel menyebutkan dosa masing-masing, ini dikaitkan dengan “kasih Allah yang dilimpahkan bagi orang yang mengasihi DIA”.
Jadi si A berdosa. Punya anak B. Kalau B tidak bertobat, maka dia menerima dosa turunan dari A. Tapi kalau B bertobat pada Kristus, maka A hanya menanggung dosanya sendiri, dan B tidak menanggung dosa A hingga perlu dihukum. Ini jadi dosa masing-masing.
Demikian supaya jernih.
Salam.
========================
Diskusi Iman Kristen vs Moslem:
Iman Kristen: Coba perhatikan ayat Q, dikatakan: Pukullah Istri. Berarti islam mengajarkan untuk memukul Istri.
Moslem: Baca ayat jangan sepotong dong. Baca lanjutannya, boleh memukul kalau sehubungan dengan “yusnuz”-nya.
Iman Kristen: Baiklah, demikian juga dengan membaca Yehezkiel 18, jangan hanya berhenti di 20, baca keseluruhan dan tangkap maksudnya.
=========================
jelasbukan, masyon9, bossmu, (terus dulu ada lagi.. immortaleyes… )
Apa ini orangnya sama ya…?
Cuman curious aja…(soalnya gaya ngomongnya sama.. he he he)
@komikbouy,
Minum arak memang adalah dosa dan ibunya yang meminum itu. Maka ibunyalah yang berdosa.
Kalau anaknya lahir dalam keadaan cacat, itu adalah akibat dosa/ulah ibunya. Si bayi akan menanggung akibat kecacatan itu didunia.
Apakah sibayi turut berdosa menanggung dosa ibunya dan mempertanggung jawabkannya di hadapan Tuhan.
Silah hubungkan dengan pertanyaan kamu.
@nggakjelas,
Dimana samanya Yeh. 18.20 dengan Keluaran 20:5
Dalam Yeh 18:20 dikatakan bahwa anak tidak menanggung dosa ayahnya dan ayah tidak menanggung dosa anaknya.
Sedang dalam Keluaran dikatakan bahwa kesalahan anak turun kepada anaknya sampai keturunan ketiga dan keempat dari ORANG ORANG YANG MEMBENCI AKU.
Perhatikan yang memakai huruf kapital. Keluaran 20:5 adalah ditujukan pada yang membenci Tuhan. Apakah memang begitu aturannya. Bila benar begitu maka pada keturunan Adam yang keempat dosa waris itu sudah punah.
CPD
@nggakjelas,
Dalam Yeh. 18:21 dst. disebutkan bila sijahat bertobat kepada Tuhan.
Mana ayat yang kamu sebutkan bila dia bertobat kepada Yesus. Mana pula yang menyebutkan bahwa yang tertinggal adalah hanya dosa A dan B tidak menanggung dosa A. Yang tertingggal adalah dosa masing masing.
Penjelasan kok seradak seruduk. Kagak nyambung. Ya tidak heran bila seorang netter disini mengangap kamu kamu ini sebagai murid TK-nya.
@Komikbouy,
Mengenai ibu minum merokok adalah untuk kamu dan bukan untuk nggakjelas.
@Jelasnggak
Aduh duh duh……..
Kalau Masyono9 dan Bossmu memang sama, tapi kalo JELAS BUKAN DAN IMMORTALEYES bukanlah yang mempostingkan ini.
Kamu kan gurunya untuk mencek postingan siapa saja sehingga ada yang bukan postingan Masyono9 ataupun Bossmu tetap dianggap masyono9.
Memang saya dulu menggunakan nick Bossmu dan setelah saya ganti dengan nama masyono9 sayapun memberitakan di blog2 muslim, mungkin anda membacanya……..
ini penjelasan dari masyono9 dan Bossmu.
Ok.
Salam untuk anda
@all,
Kerana ada keperluan keluarga di Borneo sana. gue mohon pamit untuk beberapa hari.
@all,
Kerana ada keperluan keluarga di Borneo sana. gue mohon pamit untuk beberapa hari.
Masyono9 dll yang disebutkan oleh nggakjelas, JELAS bukan gue. Curiga terus sih bawaannya.
Nick name yang gue pake dulu adalah : pandora, balerina, budhi
Salam
Yang muslim pada jujur2 ya…..sekarang gantian komik apa jel atau IK……..nick nya pernah pake sapa aja.
@Jelasnggak
Kalau ane kira2 pake nick sapa aja???
@jelasbukan, Masyono9
lha. saya kan cuman curious….. kok pada sewot sih..?
Mau bener atau ngga kan terserah aja…
Mau dijawab juga gpp.. ngga juga okey kok he he he…
Mau bohong juga ngga ngaruh…. mau jujur juga ngga ngaruh..
he he he he
cuman curious kok mas….
@jelasbukan.
Oh ternyata kamu itu si pandora ya. he he he.. pantesan… agak-agak inget dengan gaya ngomong dan berfikir kamu..
(btw, kamu itu immortaleyes juga ya..?)
@ jelasbukan,
Saya yang nyebutnya dosa, kamu yang nyebutnya ulah (menurut saya kamu salah). Dosa dan ulah beda mas. Okelah sekarang kamu udah pakai ‘dosa’ bukan ulah bermaksud kamu udah setuju dengan pemakaian kalimat saya.
SETUJU. Itu dalam teologi Kristen@ Al-Kitab disebut dosa warisan. Kesalahan@ dosa Adam di sorga diwariskan kepada keturunannya di bumi. Itu ditanggung oleh keturunannya AKIBAT DOSA ADAM.
Perhatikan, ilustrasi di atas bertujuan untuk membenarkan ajaran Al-Kitab bahwa dosa si ibu ini bisa ditanggung oleh anak/bayi itu sama seperti dosa Adam bisa ditanggung oleh anak cucunya/keturunannya.
Pernyataan ini sekaligus membuktikan bahwa memang dosa seseorang bisa ditanggung oleh orang lain. Pernyataan ini justru membuktikan bahwa selama ini omongan kalian@ muslimin bahwa dosa tidak bisa ditanggung adalah omong kosong!
Bayi menanggung dosa ibunya. Ibu yang salah, bayi yang tanggung. Itu hakikat, suka atau tidak.
Kenapa sih bayi yang harus tanggung?
Karena semua keturunan Adam telah kehilangan kesempurnaan & kekudusan akibat dosa Adam! Ngerti?
Tapi bukan tidak ada harapan. Selagi ada Allah (?????), selagi itulah ada harapan. Karena Allah Maha Kasih, maka direncanakan segera jalan keselamatan lewat Anak-Nya (Firman-Nya), Yesus yang RELA menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan semua manusia.
Tinggal beriman saja kita. Beriman kepada Yesus sebagai Tuhan, Penyelamat & Penebus, maka kita semua yang tidak layak ini DIBENARKAN untuk masuk ke hadirat Allah di sorga. Kita yang sudah DIBENARKAN (saya & Pak Jel) disucikan & dikuduskan oleh Roh Kudus (Roh-Nya) untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik yang sesuai dengan kehendak-Nya. Semuanya ini karena RAHMAT-NYA (kita tidak layak tapi Dialah yang memberi & membuka jalan, Dialah yang berinisiatif).
Ya Yesus, Ya Rabbilulalalamin, Ya Al-Mukhlis.
@comicboy
Kamu katakan :
hmmff..
gimana gimana?
penebus..dibenarkan..dikuduskan..inisiatif apaan?
haha
agama repot bener.
mesti ada yg tukang tebuslah, soto kudus lah.. =)
haha..
(repot, repot..mau masuk surga aja banyak administrasinya yah..hehe)
@ S2 LN,
Bukan inisiatif manusia, itu inisiatif Tuhan. Semua itu karena RAHMAT-NYA.
Manusia dalam sifat keberdosaannya TIDAK BISA MENDAPAT KEBENARAN DARI HASIL USAHANYA.
Manusia DIBENARKAN masuk ke sorga bukan karena amalan-amalannya melainkan RAHMAT TUHAN supaya ngga ada seorang manusia pun yang menyombongkan diri!
Agama yang menyediakan jalan keselamatan@ masuk sorga karena RAHMAT TUHAN/TINDAKAN TUHAN & BUKAN PAHALA/TINDAKAN MANUSIA bukan agama yang repot.
Agama yang meletakkan Allah sebagai tujuan/matlamat keselamatan kita dan bukannya usaha kita ADALAH AGAMA yang mulia & tinggi!
Beda dengan suatu agama di mana usaha manusia menjadi penentu untuknya mencapai keselamatan/masuk sorga. Manusia itu berusaha sedaya upaya untuk melakukan pelbagai jenis kebaikan supaya mendapat banyak pahala. Dengan demikian dia bisa dilayakkan masuk sorga. Makanya, tujuan/matlamat manusia ialah pahala/kebaikan bukan Allah!
Ha ha ha…mana yang banyak adminnya?
Pahala
Dosa
Pahala
Dosa
Dosa
Dosa
Pahala
Pahala
Dosa
Dosa
Dosa
Dosa
…
…
CPD jurukiranya
CPD akauntantnya
CPD juruouditnya
Bisa kabur malaikatnya…
…
…
Beda dengan ini: “Sebab karena RAHMAT kamu diselamatkan OLEH IMAN; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil amalmu: jangan ada orang yang menyombongkan diri.” (Efesus 2:8).
(Efesus 2:8) …… E Fek…. yeSUS On Nani 2×8 sehari……. Cekixkix….kix…kix…
@cosmicboy
Kamu katakan :
Ngerti kan kenapa Nabi Muhammad sendiri meminta agar dirinya didoakan? =)
..
Tuhan umat Muslim adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, mudah dalam melakukan penghitungan.
Kalo Tuhannya si Pak Ulus kalian itu gimana? repot ya? manusia sih..haha =)
..
pusing jd kristen..banyak yang mesti diimanin..musti iman ini lah..iman itu lah..tebus ini lah..tebus itu lah..pikir ini lah..pikir itu lah..repot..mending repotnya masuk akal..ini..nipu semua..haha
(pantes ditinggalin..)
@ S2 LN/H1 N1,
Ngga, ngga…
Dongeng darimana ‘banyak yang mesti diimani.’ itu? Kayaknya kemampuan diskusi kamu itu mulai menurun, kemampuan kamu sekarang seperti salah seorang teman seukhuwah kamu@ Haniifa.
Sudah saya bilang HANYA IMAN KEPADA YESUS.
Bukan kepada kemampuan manusia. Ngerti? (kayaknya ngga sih)
Lewat penebusan Yesus. Yess, hanya penebusan Yesus yang bisa menyelamatkan kita.
No way out. Only JESUS.
Not Muhammad, not Al-Quran, not hard work, not rules.
Hehehe…not even Paul.
Hanya YESUS.
(karena itulah saya murtad)
@ S2 LN@ H1 N1,
Hidup kekal ialah rahmat Allah, kita hanya perlu BERIMAN.
Yess…IMAN KEPADA YESUS.
Ngga perlu banyak adminnya seperti agama kalian.
+-+-+- kayaknya seperti bank, hitung-hitung dosa pahala manusia.
Yailah, sorga kalian seperti bank.
Simpan pahala, pakai dosa.
Gitulah…
Ngga heran kalian Islam…pantess.
@ Nitten,
Nah, benarkan Muhammad kalian ngga bisa menyelamat dirinya sendiri, apa lagi kalian.
Malah minta didoakan.
Kasihankan.
Tinggal dipilih mana satu, Yang Menyelamatkan (Yesus Tuhan) atau yang diselamatkan (Muhammad).
Yang satu menawarkan hidup kekal (Yesus), yang satu ini minta didoakan supaya bisa menerima hidup kekal.
Yang satu HAKIM (Yesus), yang satu lagi DIHAKIMI!
Ngga heran di Hadith saat Muhammad nazak, dia berdoa, Tempatkan saya ke Teman Yang Tertinggi.
Siapakah Dia, Teman Yang Tertinggi?
Tinggal baca.
(pantess ramai yang pada murtad)
Iya, Tuhan kalian belajar hitung.
Tuhan saya ngga, pernyataannya jelas, KARENA RAHMAT kalian diselamatkan OLEH IMAN.
Yess, simple faith, simple religion, simple truth, Hanya IMAN kepada Yesus you are SAVE.
(pantess ramai pada murtad)