Orang-orang lain yang bukan kaum pilihan, meskipun mereka mungkin terpanggil melalui pelayanan Firman, dan mungkin memiliki karya umum Roh, akan tetapi mereka tidak akan pernah sungguh-sungguh datang kepada Kristus dan oleh karena itu tidak bisa diselamatkan.
Mereka yang tidak mengakui agama Kristen tidak bisa diselamatkan dengan cara apa pun, walaupun mereka begitu bertekun untuk membentuk kehidupan mereka seturut terang dalam penyataan alam dan hukum dari agama-agama yang mereka akui. Menyatakan dan mempertahankan pandangan bahwa orang-orang demikian mungkin selamat merupakan hal yang sangat merusak dan harus ditolak.
Prinsip yang dapat kita peroleh adalah:
- bahwa manusia yang tidak dipilih tidak akan diselamatkan
- karena mereka tidak akan datang kepada Kristus
- meskipun mereka mungkin telah mendengar Firman Allah dan telah dipengaruhi secara luar biasa oleh kuasa supernatural, dan
- bahwa terang dari wahyu alam tidak dapat memberikan kepada orang yang belum mendengarkan Injil suatu dasar bagi iman yang menyelamatkan, oleh karena itulah mereka tidak memiliki Allah dan tidak memiliki pengharapan.
Dari seluruh manusia yang ada, hanya sebagian yang telah mendengar Injil. Dari jumlah ini pun hanya sebagian yang dipengaruhi oleh Injil menuju keselamatan. Hanya kaum pilihan yang merespons Injil, dan hal ini terjadi hanya setelah dan karena, Allah memberikan mereka hati yang baru melalui kuasa kreatif Roh Kudus-Nya dalam kelahiran baru. Kemampuan rohani ini hanya diberikan kepada kaum pilihan, dan itulah sebabnya mereka datang kepada Kristus untuk diselamatkan. Segala pujian hanya bagi Allah saja
@Mereka yang tidak mengakui agama Kristen tidak bisa diselamatkan dengan cara apa pun.
Setahu saya yang geblek ini bahkan dalam agama Kristen pun tidak ada ajaran seperti ini.
Menurut ajaran agama Kristen : Keselamatan tidak diperolah melalui agama manapun. Termasuk yang namanya agama Kristen.
Pelajari lagi buku agama Kristen anda sebelum menulis artikel.
@lovepassword
imankristen juga pernah menyatakan itu di forum sebelah.
To imankristen:
Kenapa kita harus mengakui kristen untuk selamat?
Keselamatan melalui agama Kristen…, tetapi tidak setiap pemeluknya mengakui dan bertobat kepada Kristus sebagai Juruselamat.
Ini berarti:
1. Kabar keselamatan hanya melalui agama Kristen, karena fokus keselamatan adalah Kristus yang “diberitakan” melalui agama Kristen saja. Apakah ada agama diluar Kristen menyatakan keselamatan melalui Kristus?
2. Faktanya…, banyak juga yang secara KTP beragama Kristen tapi tidak mengakui Kristus sebagai juruselamat…, bagi mereka ini…, keselamatan tidak berlaku.
Coba perhatikan konteks tulisannya.
Salam.
Karena hanya Tuhan saja yang berhak memilih orang-orang yang dia kasihi, oleh sebab itulah keselematan bukanlah hasil usaha manusia tetapi itu lebih kepada usaha Tuhan yang menganugerahkan keselamatan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya, itulah hak prerogatif Tuhan.
atas dasar ini semua usaha manusia untuk mencapai keselematan adalah sia-sia belaka.
salam
To Doel
Karena hanya Tuhan saja yang berhak memilih orang-orang yang dia kasihi, oleh sebab itulah keselematan bukanlah hasil usaha manusia tetapi itu lebih kepada usaha Tuhan yang menganugerahkan keselamatan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya, itulah hak prerogatif Tuhan.
atas dasar ini semua usaha manusia untuk mencapai keselematan adalah sia-sia belaka.
COMMENT : wah tuhan km pilih kasih ya,enaknya jd kristen nga usah usaha bakal selamat. nah km test deh nyebrang jalan tol nga usah pake liat kanan dan kiri sebagai kristen pasti selamat nga.Pasti pake usaha kan liat kanan kiri,naek jembatan penyebrangan dll.Mabok2an aja trus perkosa orang aja, trus nyolong aja,krana kristen kan ntar jg selamat….mo makan aja harus masak/beli nasi.nga mungkin kan berdoa aja trus dateng nasi…
oh ya jd pengen ngeliat orang kristen nyebrang jalan tol. bakal selamat nga ya?
Inget segala sesuatu yg kita inginkan harus dengan usaha, nah mo masuk surga jg harus usaha, ya ke gereja ,ya berdoa kek…jd omongan bodoh aja yg bilang usaha manusia untuk mencapai keselamatan itu sia-sia belaka.ngomong2 ngutip dari injil yang versi mana nich,ampe bingung saking kebanyakan injil dengan banyak versi
Hmmmm..
saya sangat setuju dengan tulisan penutup.
“Segala pujian hanya bagi Allah saja”.
oleh sebab itu ketika kita mendapat pujian dari orang lain
kita harus mengembalikan pujian tersebut kepada yang berhak nya maka
katakanlah Alhamdulillah..
@conan
“wah tuhan km pilih kasih” apakah tuhan gak boleh memilih ??? tuhan sudah mengetahui segala yang anda pikirkan….. selain itu dia mengerti apa saja yang akan dilakukan manusia…. apakah berarti itu pilih kasih ?????,
“enaknya jd kristen nga usah usaha bakal selamat. ” jangan salah dalam keselamatan sekalipun tidak secara otomatis masuk surga ….. untuk masuk surga orang kristen tetep harus mempertanggung jawabkan perbuatannya ^^
“nah km test deh nyebrang jalan tol nga usah pake liat kanan dan kiri sebagai kristen pasti selamat nga.” berani jamin gak selamet hahahahaah itu namanya anda mencobai ^^ cuma 10 % kemungkinan anda selamet ^^
“Mabok2an aja trus perkosa orang aja, trus nyolong aja,krana kristen kan ntar jg selamat” dari pemikiran ini aja udah pasti tidak selamat ^^ kan si doel bilang bukan usaha manusia ^^…. melakukan dosa lalu jadi kristen itu usaha manusia, atau dosa itu sendiri sudah menjadikan manusia jauh dari tuan ^^ mana mungkin selamat ????
“mo makan aja harus masak/beli nasi.nga mungkin kan berdoa aja trus dateng nasi…” betul karena makanan itu untuk mendapatkannya itu pilihan,
“nah mo masuk surga jg harus usaha, ya ke gereja ,ya berdoa kek… ” endak juga tuh ke greja, berdoa gak bakal lah masukin anda kesurga ^^, doa kan usaha mendekatkan diri ke tuhan, ke greja untuk mengerti dan beberapa keperluan pribadi dengan tuhan….. bukan keselamatan
“jd omongan bodoh aja yg bilang usaha manusia untuk mencapai keselamatan itu sia-sia”justru orang pinter tuh karena dia tahu keadaan, bukan hanya tahu yang harus dilakukan ^^…….. orang hidup karena percaya man, bukan yang diliat
injil mana pun its ok kalo anda mau mengerti ^^ tetpi kalo and tidak ingin mengerti … meski injil darimalaikat2 pun anda gak bakal bisa mengerti ^^
intinya maukah anda dididik…
@kosongan : Wahai anak kecil, dikau pasti kebanyakan dikasih permen sama guru-guru kau itu. Hi Hi hi. Nggak usah protes ya – tak panggil anak kecil. Kalo aku ini Om-om yang imut-imut tentu saja ini artinya kau memang anak kecil. Ssssssst….diem,,,nggak usah kebanyakan protes.Kalo kamu diem, mau duduk manis – nanti kamu boleh masuk surga deh.
@Mister kosongan : Saya pernah ngomong sama Daeng fatah, dalam agama manapun memang ada sisi yang cuma menonjolkan angin surga. Ibaratnya cuma permen saja yang ditunjukkan – cocoklah sama anak-anak TK yang doyan banget sama permen. Tapi kalo bukan anak TK, ya mestinya permen jangan dijadikan makanan pokok dong.
Nggak usah usaha masuk surga? Hi Hi Hi. Mana ada agama yang seperti itu. Pantesnya yang ngomong gini ini guru agama saat ngajar anak TK atau maksimal anak SD. Elo ke gereja, nanti tak kasih permen. Elo cukup percaya saja, nggak usaha dapet surga. HI Hi Hi.
Kalo bicara dalam dunia para OM-OM ya namanya beragama itu selain terkait dengan iman juga pasti terkait dengan aplikasi iman.
Mau kamu puter-puter juga pasti gicu. Dalam Kristen pun ada istilah bahwa beragama itu tidak mudah karena istilahnya harus berani memikul salip dan menyangkal diri.
Astaga naga masak kamu nggak pernah dengar ini sih.
Intinya adalah : Nggak ada beragama yang mudah. Begitu juga agama juga tidak sedemikian sulit. Mudah atau sulit ya tergantung yang merasakan atau subjektif. Tapi bukan berarti bahwa Nggak ada usaha. Wwlwh..weleh.
Kamu mau protes lagi nggak, mumpung aku lagi kepengin diprotes ???
@kosongan
Mo nanya nich, klo menurut km kan Yesus itu kan Allah, tp knapa yg disembah itu Yesus,yg jelas2 merupakan perwujudan dari Allah, knapa justru Yesus yg hanya sebagian kecil dari Allah.karena merupakan perwujudan itu.?
Udah pernah ke toko buku blom?
nah klo ke bagian Alkitab trus beli dengan berbagai versi, liat deh saling bertentangan antar Alkitab, yg mo dipake yg mana, gimana mo masuk surga klo petunjuknya/kitabnya beda2 …..
@Conan
Saya pikir mereka (kristiani) akan mengatakan (kurang-lebih) :
“NGGA APA-APA / BUKAN MASALAH Injil itu Banyak Kekurangan (saling bertentangan dsb), yang pentingkan ESENSInya”
Soalnya ITUlah kuranglebih yang dikatakan salahsatu temen kristiani yang hobinya menjadi penjaga vila..eh..blog ini.. =)
..
Salam kasih dalam KECERDASAN
Kata saya :
100 = Ini adalah ROH ALLAH (dimasa pra PL)
1 = Ini adalah Roh Nabi-Nabi tak terkecuali Yesus (dimasa PL dan PB) .
100 = Dan ini adalah ROH ALLAH yang walaupun sudah diambil 1 kan semestinya jadi 99, tapi tidak! ROH ALLAH tetap ada 100(seprti yang saya katakan’TAK TERKURANGI) …
Ini pernyataan umat Kristen :
100 = Ini adalah ROH ALLAH( yang disurga)
1 = Ini adalah Roh para Nabi-nabi ( dimasa PL)
100 = Ini adalah ROH YESUS (dimasa PB)
Nah! Kalau ROH YESUS adalah =100 , ini berarti ALLAH yang =100 turun kebumi dalam bentuk DAGING secara penuh dong…
Berarti semestinya Jadi :
0 =Ini adalah ROH ALLAH( yang disurga)
1 =Ini adalah Roh para Nabi-nabi ( dimasa PL)
100 = Ini adalah ROH YESUS (dimasa PB)
Namun umat Kristen kembali mengatakan :
100 = Ini adalah ROH ALLAH( yang disurga)
1 = Ini adalah Roh para Nabi-nabi ( dimasa PL)
100 = Ini adalah ROH YESUS (dimasa PB)
Sedangkan :
Berkali-kali Yesus mengatakan dalam keempat Injil bahwa ; “BAPA ADA DISURGA” dan ini berarti pada masa PB pun ROH ALLAH TETAP ADA DISURGA. Adapun ROH yang = 1 nya(yg adalah KESATUAN ROH ALLAH juga)menetap didalam PARA NABI(tak terkecuaLi YESUS). Salam.