Orang-orang lain yang bukan kaum pilihan, meskipun mereka mungkin terpanggil melalui pelayanan Firman, dan mungkin memiliki karya umum Roh, akan tetapi mereka tidak akan pernah sungguh-sungguh datang kepada Kristus dan oleh karena itu tidak bisa diselamatkan.
Arsip untuk ‘Doktrin Keselamatan’ Kategori
Panggilan Efektif
Diposkan dalam Doktrin Keselamatan, Label Injil, Kaum Pilihan, Panggilan Efektif, Pelayanan Firman, Wahyu Alam pada Mei 8, 2008 | 10 Komentar »
Iman Kristen Mengenai Bayi
Diposkan dalam Doktrin Keselamatan, Label Iman Kristen, Kaum Pilihan Bayi-Bayi, Keselamatan, ketidakmampuan Total pada Mei 6, 2008 | 93 Komentar »
Disini kita seringkali mengalami hal yang tak lazim. Iman Kristen seringkali dianggap kaku dan harus dijauhi. Banyak yang takut dengan ajaran predistinasi dan ketidakmampuan total manusia. Orang lebih tertarik kepada ajaran keselamatan bagi semuanya karena setiap orang mampu melakukan sesuatu untuk mendapatkan keselamatan itu, daripada ajaran bahwa keselamatan hanya bagi sebagian orang karena tidak seorangpun [...]
Pengecualian Khusus
Diposkan dalam Doktrin Keselamatan, Label Keselamatan Bayi-Bayi, Keselamatan Orang Cacat Jiwa, Ketidakmampuan Alamiah, Ketidakmampuan Rohani pada Mei 5, 2008 | Leave a Comment »
Bayi-bayi yang merupakan kaum pilihan, yang mati pada usia balita, dilahirbarukan dan diselamatkan oleh Kristus, melalui Roh yang berkarya kapan pun, di mana pun, dan dengan cara yang dikehendaki-Nya; demikian juga bagi semua kaum pilihan lainnya yang tidak bisa dipanggil secara lahiriah melalui pelayanan Firman.
Panggilan Efektif
Diposkan dalam Doktrin Keselamatan, Label Anugrah Keselamatan, Kedaulatan Ilahi, Kedaulatan Logika Manusia, Panggilan Efektif pada April 17, 2008 | Leave a Comment »
Fase pertama dari penetapan penebusan umumnya adalah panggilan efektif. Kita sebut “umumnya” karena terdapat beberapa pengecualian. Maksudnya panggilan ini tidak berbicara tentang orang-orang yang “tidak dapat dipanggil dari luar melalui pelayanan Firman,” seperti bayi yang mati di usia balita dan orang-orang yang menderita sakit jiwa yang parah. Kelompok ini tentu saja tidak bisa menerima anugrah [...]