Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Tritunggal’

Sebagian dari Bapa-Bapa Gereja awal dan juga teolog-teolog masa kini, dengan tidak memperhatikan karakter progresif dari wahyu Allah, memberi kesan bahwa doktrin Allah Tritunggal telah secara lengkap dinyatakan dalam Perjanjian Lama. Di pihak lain, penganut Siconian dan Arminian berpendapat bahwa doktrin Trituggal ini sama sekali tidak ada dalam Perjanjian Lama. Kedua-duanya keliru.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Sesudah masa tahap awal tersebut, kita tidak lagi mendapati perkembangan yang lebih jauh dari doktrin Tritunggal, tetapi hanya berulang-ulang berhadapan dengan kekeliruan-kekeliruan masa-masa sebelumnya. Kaum Arminian, Episkopus, Curcellaeus dan Limborgh memperbaharui doktrin subordinasi kembali, seolah-olah ingin tetap mempertahankan kesatuan Allah. Mereka menganggap Allah Bapa memiliki kekuasaan tertentu atas kedua pribadi lain, dalam tingkatan, kemuliaan dan kuasa.

(lebih…)

Read Full Post »

Perjanjian Baru ditulis setelah natur Trinitas Allah telah dimanifestasikan secara utuh. Para rasul sangat menyadari fakta bahwa meskipun Allah tetap tidak kelihatan di sorga, tetapi pada saat yang sama Dia berdiri di hadapan mereka dalam bentuk inkarnasi-Nya dalam daging. Mereka melihat Allah (yang dalam wujud daging) berdoa kepada Allah di sorga. Ketika mereka melihat-Nya terangkat ke sorga, mereka juga menjadi saksi datangnya Roh Kudus.

(lebih…)

Read Full Post »

Allah Perjanjian Lama adalah Allah Trinitas yang adalah Allah Sempurna walaupun tidak dinyatakan secara penuh. Karena demikian permasalahannya, maka tidak heran bahwa banyak hal di dalam Perjanjian Lama hanya bisa dipahami dalam terang doktrin Trinitas (yang sekarang telah sepenuhnya dinyatakan).

(lebih…)

Read Full Post »

Di dalam Allah yang esa, terdapat tiga Pribadi, yang adalah satu dalam substansi, kuasa, dan kekekalan: Allah Bapa, Allah Anak, dan Roh Kudus. Bapa bukan berasal dari apapun, juga bukan diperanakkan oleh siapa pun, juga bukan keluar dari apa pun; Anak diperanakkan dari Bapa sejak kekekalan; Roh Kudus keluar dari Bapa dan Anak sejak kekekalan.

(lebih…)

Read Full Post »